Terbatasnya Stok Ikan Laut, Pedagang Terpaksa Naikkan Harga

Sejumlah warga saat membeli ikan di Tempat Pelelangan Kota Gorontalo. (Foto Fahrezi Usman/Gorontalo Post)

GORONTALO, Hargo.co.id РHingga saat ini, stok ikan laut di tempat pelelangan ikan dan sejumlah pasar di Kota Gorontalo terbatas. Para pedagang mengaku hanya memperoleh pasokan 50 persen dari stok biasanya. Sebagaimana pantauan Gorontalo Post di tempat pelelangan ikan Gorontalo, para pedagang hanya memperoleh stok ikan sebanyak 800 kg saja. Terbatasnya Stok Ikan Laut, Pedagang Terpaksa Naikkan Harga

Sementara untuk memenuhi kebutuhan, stok ditambah dari sejumlah nelayan bagian Utara dan Selatan Gorontalo.

“Kalau di Kota Gorontalo kosong, kita ambil dari wilayah Utara dan Selatan. Tapi tentu harganya akan sedikit mahal, karena kami ketambahan biaya transportasi,” kata Margarita, salah seorang pedagang ikan.

Ia menjelaskan, stok ikan di pelelangan biasanya berkurang disebabkan oleh hasil tangkapan nelayan turun. “Bahkan juga ada nelayan yang tidak melaut, jadi stok kami juga bisa kurang,” ujarnya.

Saat ini, harga ikan per kg dibanderol mulai Rp 17.500-32 ribu per kg yang normalnya dikisaran Rp 16-16 ribu per kg. Diantaranya, ikan Cakalang Rp 18-20 ribu per kg, Oci Rp 20 ribu per kg, Lajang Rp 18-20 ribu per kg, Kodi-kodi Rp 20 per kg dan ikan Tuna 29-32 ribu per kg.

Sementara itu, di Pasar Sentral Gorontalo, stok ikan juga menipis. Para pedagang terlihat hanya menjual beberapa jenis ikan saja. Padahal biasanya, di pasar Sentral Gorontalo, ikan yang tersedia cukup banyak. “Kalau sekarang ikan yang ada cuman Lajang, Oci dengan Dehu, karena stok kurang,” ungkap salah seorang pedagang.¬†(dan/hg)