Tersangka Pembunuhan di Marisa Dijerat Pasal Berlapis

Waka Polres Pohuwato, Kompol Wawan Iriawan,SIK saat menginterogasi tersangka di ruang penyidik. (F. Zulkifli Tampolo/ Gorontalo Post)

Hargo.co.id MARISA – Tersangka pembunuhan, IM alias Ino (29) warga Desa Botubilotahu, Kecamatan Marisa kini sudah mendekam dibalik jeruji besi Polres Pohuwato.

Bahkan tersangka pembunuhan terhadap kernet bus, Rahman Butolo (41) pada akhir pekan lalu, dikenakkan pasal berlapis.

Dari data yang berhasil dirangkum Gorontalo Post (grup hargo.co.id), tersangka Ino dikenakkan Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan orang meninggal dunia dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara serta Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam tanpa izin dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Waka Polres Pohuwato, Kompol Wawan Iriawan menjelaskan, perkara ini masih sementara dalam proses. Sejauh ini sudah ada kurang lebih 6 orang saksi yang diperiksa oleh penyidik Satuan Reskrim Polres Pohuwato. Sedangkan tersangka kini sudah ditahan di Polres Pohuwato dan barang buktinya pula telah diamankan oleh penyidik.

“Sementara ini ada dua Pasal yang telah kami kenakkan kepada tersangka. Pasal pertama berkaitan dengan penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang dan Pasal ke dua berkaitan dengan kepemilikan senjata tajam tanpa izin,” katanya.

Ditambahkan pula oleh mantan Waka Polres Boalemo ini, pihaknya akan semaksimal mungkin menuntaskan perkara tersebut. Tak hanya itu saja, tersangka pula ternyata merupakan mantan narapidana atas perkara penganiayaan.

“Belum lama tersangka keluar dari Lapas dan perbuatannya itu diulang kembali dan bahkan kali ini sampai membuat nyawa seseorang melayang. Kami pun pada dasarnya akan memproses perkara ini sesuai dengan aturan yang ada,” pungkasnya. (kif/hargo)