Timur Tengah Lirik Investasi Peternakan Sapi di Indonesia

ILUSTRASI

Hargo.co.id – Peternakan sapi di Indonesia rupanya menarik perhatian investor dari negara Timur Tengah. Mereka berminat menanamkan modalnya untuk peternakan sapi dengan nilai mencapai USD 8 juta atau sekitar Rp 100 miliar.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Franky Sibarani mengatakan, minat investasi di sektor peternakan sapi memiliki nilai strategis dalam upaya pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan.

Investor asal Kuwait tersebut saat ini juga tengah mencari lokasi yang cocok dengan luas sekitar 200 hektar untuk mengembangkan 6.000 sapi potong.

“Mereka sudah serius dan sudah pernah ke Indonesia. Apabila lokasi yang cocok sudah didapat akan segera mengajukan izin prinsip via layanan 3 jam dengan nilai investasi USD 8 juta,” ujar Franky dalam keterangan resmi kepada media, Rabu (30/3).

Sebagai informasi, selama ini negara-negara Timur Tengah masih berada di papan tengah daftar peringkat negara-negara yang menanamkan modalnya di Indonesia.

Apabila merujuk pada data rencana investasi yang dirilis BKPM periode Januari-Desember 2015, Iran menempati peringkat ke-8 dengan nilai rencana investasi Rp 50 triliun, Yordania di peringkat ke-16 dengan nilai investasi Rp 3,3 triliun, Uni Emirat Arab berada di peringkat-19 dengan nilai rencana investasi Rp 2,5 triliun.

Kemudian Saudi Arabia menempati peringkat ke-22 dengan nilai Rp 1,6 triliun baru diikuti oleh negara-negara Timur Tengah lainnya. (fab/JPG/Hargo)