Trailer Nyangkut di Jembatan, Jalur Gorontalo – Manado Kembali Putus!

Sebuah Minibus melintas di jembatan darurat di Jl. Trans Sulawesi Desa Huidu Melito Kec. Tomolito, Gorut Ahad (16/4) petang.

TALUMELITO Hargo.co.id – Jalur trans Sulawesi Gorontalo – Manado, Sulawesi Utara kembali terganggu. Bukan karena jembatan putus atau jalan yang longsor, namun gara-gara sebuah truk trailer yang mengangkut crane nyangkut di badan jembatan darurat balley di Desa Huidu Melito, Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara, Sabtu (15/4). Jembatan darurat balley tersebut dibangun setelah gorong-gorong dibawahnya disapu banjir bandang pada Selasa 13 Desember 2016 lalu. Akibat amblasnya gorong-gorong saat itu, jalur ini juga putus dan tidak bisa dilintasi.

Peristiwa truk triller mengangkut crane ,yang tersangkut badan jembatan ini juga membuat kendaraan lain tidak bisa melintas. Ukuran lebar jembatan yang hanya empat meter itu, membuat truk trailer kesulitan melintas. Awalnya truk trailer menuju arah Manado itu melintas dengan sangat perlahan-lahan, namun saat berada di tengah jembatan, tiba-tiba salah satu sisi crena terangkut dijembatan. Akibatnya, truk tak bisa lagi melintas.

Ketika diatrek mundur juga sama, truk trailer dengan muatan super berat itu akhirnya terperangkap di tengah jembatan. Kondisi lalu lintas putus total. Tak ada cela yang bisa dilalui, termasuk oleh kenderaan roda dua. Kendaraan mengular dari masing-masing sisi jalan. “Saya sudah dari pagi disini, tetap menunggu karena hanya ini jalan,”kata Iwan, salah satu supir truk dari Manado menuju Gorontalo, kemarin.

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Gorontalo Utara, Ahad (16/4) langsung bertindak dengan membuat jembatan darurat disamping jembatan balley. Jembatan darurat itu hanya terbuat dari batang pohon kelapa, dan baru selesai dikerjakan pada pukul 18.00 wita. Sekira pukul 19.00 wita, kendaraan sudah diizinkan melintas. Namun karena jembatan darurat hanya terbuat dari batang pohon kelapa, tidak semua jenis kendaraan diizinkan lewat.

Kendaraan roda empat hanya berjenis mini bus yang bisa melalui jembatan darurat itu, bus dibolehkan melintas namun seluruh penumpang harus diturunkan. Kendaraan truk dengan muatan berat masih belum diizinkan melintas. Kadis PU Gorontalo Utara Roni Bumulo mengatakan, pekerjaan jembatan darurat dari batang pohon kelapa harus dilakukan karena antrian kendaraan terus mengular, hal ini juga membuat akses Gorontalo – Manado putus. “Alhamdulillah tadi jam 6 (pukul 18.00 wita) pekerjaan sudah selesai, jam 7 sudah bisa dilewati,”ujar Roni.

Menurut Roni, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Balai Jalan Nasional (BJN) untuk menangani jembatan tersebut. ”Informasi akan segera dibangun jembatan permanen,” tambahnya.