Trans Mananggu Telan Korban

Barang Bukti motor yang mengalami insiden laka lantas kemarin (26/1).

Satu Nyawa Melayang Akibat Laka Lantas

hargo.co.id TILAMUTA – Kecelakataan lalu lintas atau Laka Lantas kembali terjadi di ruas jalan Trans Sulawesi Desa Kaaruyan Kecamatan Mananggu. Korban Seli Alam (36) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas atau Lakalantas, bertabrakan, Senin (25/1). Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Mananggu, namun nyawa tak tertolong lagi.

Informasi yang berhasil dirangkum (Gorontalo Post/hargo.co.id) bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 wita di ruas jalan Trans Sulawesi Desa Kaaruyan. Dimana sepeda motor Yamaha Vega R Nomor Polisi 3971 AL yang ditumapngi Seli Adam berboncengan dengan Iyam Adam dari arah Kecamatan Botumoito menuju Paguat.

Naas, kala berada di simpang tiga jalan desa Kaaruyan tiba – tiba datang dari arah belakang sepeda motor Honda Revo Nomor Polisi 2454 CJ yang dikenderai Idrus Tanua, berboncengan dengan Adam Tanua, menabrak korban.

Sehingga tabrakan itu mengakibatkan benturan kedua motor dari arah yang bersamaan. Akibat kecelakaan menyebabkan korban Seli Alam terkapar dan mengalami kritis.

Kejadian itu membuat benturan keras, dan bahkan sampau membuat warga sekitar yang mendengar langsung keluar rumah serta mengevakuasi korban.

Korban Seli Alam sempat dilarikan di Puskesmas Mananggu akan tetapi Ibu Rumah Tangga asal Desa Kramat Kecamatan Mananggu itu meninggal dunia saat tiba di Puskesmas.

Kapolres Boalemo AKBP Jefri Yuniardi,SIK melalui Kasat Lantas AKP Anwar Saefuloh,SE mengungkapkan bahwa insiden laka lantas yang terjadi di ruas jalan Trans Sulawesi Desa Kaaruyan menyebabkan korban Seli Alam meninggal dunia, sementara 3 korban lainnya mengalami luka ringan.

“Saat ini kasus tersebut sementara kami tangani di Unit Laka Lantas Polres Boalemo, dengan mengamankan barang bukti kenderaan dari insiden laka lantas.

Selain itu pasca insiden personil Satlantas Polres Boalemo langsung turun ke lokasi melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan informasi dan bukti – bukti yang ada,” ungkap Kasat Lantas. (Tr-30/hargo)