Trans Sulawesi Tibawa-Gorut Rusak dan Rawan Kecelakaan

SEJUMLAH warga mengarahkan kendaraan saat akan melintas di jalan Trans Sulawesi di depan kantor Desa Bulango Raya, Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara. (insert : Jembatan darurat yang menghubungkan Kecamatan Tomilito-Gentuma)

Hargo.co.id GORONTALO – Jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo hingga Kecamatan Gentuma, Kabupaten Gorontalo Utara memprihatinkan. Saat ini kondisi jalan poros Gorontalo-Manado itu dipenuhi lubang. Mulai dari ukuran diameter 1 meter hingga ada yang sudah separo badan jalan.

Pantauan Gorontalo Post, kerusakan jalan Tran Sulawesi Kabupaten Gorontalo-Gorontalo Utara itu mulai terasa di ketika akan memasuki wilayah Labanu. Selepas daerah hutan lindung, kondisi jalan mulai tak mulus. Pada beberapa bagian, aspal jalan sudah terkelupas yang kemudian diikuti lubang jalan.

Kondisi cukup parah dijumpai ketika hendak memasuki Desa Pontolo, Gorontalo Utara. Tepatnya di gapura perbatasan antara Kabupaten Gorontalo dan Gorontalo Utara. Badan jalan di dekat gapura, kondisinya bergelombang. Sehingga pengendara kendaraan harus berjalan lambat agar kendaraan tak oleng saat melintas di jalan tersebut.

Kondisi jalan yang memprihatinkan dijumpai pula di Desa Bulango Raya, Kecamatan Tomilito. Bahkan di depan kantor Desa Bulango Raya, terdapat lubang cukup dalam. Lebih kurang sekitar 30-50 centimeter. Lubang jalan itu bisa memicu kecelakaan lalu lintas. Selain cukup dalam, kondisi lubang tertutup air keruh.

Untuk menghindari kendaraan terperosok, pada siang-sore hari warga setempat memandu kendaraan yang akan melintas. Sebagai imbalan, para pengendara memberikan tip sejumlah uang kepada warga.

“Kami berharap pemerintah bisa memperhatikan kondisi jalan yang ada saat ini. Khususnya dari wilayah Tibawa sampai di Gentuma. Karena kondisi jalannya sudah mulai rusak,” ungkap Arman salah seorang warga Kwandang saat berpapasan dengan Gorontalo Post.(san/hg)