Tujuh Tersangka Pencuri Kabel PLN Diciduk

ilustrasi

Hargo.co.id GORONTALO – Team Alap-Alap Satuan Reskrim Polres Gorontalo Kota (Buser), Minggu (3/12) berhasil menciduk tujuh pelaku pencurian kabel tembaga milik PLN. Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, awalnya sekitar Pukul 04.30 Wita, polisi yang melintas di jalan Delima, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo melihat ada dua orang masyarakat yang mencurigakan sedang duduk diatas motor, yang terparkir di tanah kosong. Keduanya terlihat sedang memegang gunting dengan ukuran besar (Gunting Kabel).

Melihat hal tersebut, anggota kemudian langsung mendekat dan mengamankan kedua masyarakat tersebut. Keduanya yakni HH alias Enda (23) warga Desa Bulotalangi Timur, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango dan U alias Tun.

Dari hasil interogasi dari kedua masyarakat tersebut, akhirnya keduanya mengaku telah melakukan pencurian kabel PLN sebanyak 5 gulung di gudang PLN yang ada di jalan Delima, Kelurahan Libuo, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo.

Tidak hanya sampai disitu saja, anggota kemudian melakukan pengembangan dan akhirnya didapati lagi lima rekan lainnya yakni FH alias Isal (24) warga Kelurahan Buladu, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, MA alias Adwan (20) warga Kelurahan Buladu, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, RN alias Aldi (23) warga Kelurahan Buladu, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, SM alias Opan (21) warga Desa Moutong Timur, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parimo (Tinggal bersama Opan) dan IA alias Oman (22) warga Desa Ulapato B, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo.

Dari pengakuan tujuh orang tersebut, mereka mengakui telah melakukan pencurian kabel PLN (Gardu PLN) di wilayah Kota Gorontalo, dimana ada kurang lebih 10 lokasi yang telah menjadi sasaran dari para pelaku tersebut.

Diantaranya, Gardu PLN di jalan Durian Kota Gorontalo dengan panjang 16 ujung kabel, Gardu PLN di jalan Rusli Datau, Kelurahan Tanggidaa, Kecamatan Kota Utara Kota Gorontalo .

dengan jumlah 16 ujung kabel, Gardu PLN di Kelurahan Tanggikiki (Kompleks Rudis Wagub) dengan panjang 12 ujung kabel, Gardu PLN di jalan Raja Eyato (Depan TK Aster) dengan panjang 8 ujung kabel, Gardu PLN jalan Palu dengan panjang 8 ujung kabel, Gardu PLN di jalan Raja Eyato, Kelurahan Molosifat dengan jumlah 12 ujung kabel, Gardu PPLN di kompleks lapangan Buladu dengan jumlah 8 ujung kabel, Gardu PLN di Kelurahan Tanggikiki dengan jumlah 4 ujung kabel, Gardu PLN di Andalas (Depan SMK Negeri I) dan di Gardu PLN depan kantor Bappeda, dimana dua lokasi tersebut sudah digunting namun belum sempat diambil.

Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Yan Budi Jaya,SIK ketika diwawancarai melalui Kasat Reskrim AKP Tumpal Alexander Siallagan,SIK semalam menjelaskan, saat ini para pelaku sudah diamankan bersama dengan barang bukti kabel dan juga gunting yang mereka gunakan.

“Perkara ini masih kami dalami. Untuk hasil interogasi pertama, para pelaku sudah sempat menjual kabel-kabel yang mereka ambil. Namun hal tersebut masih akan kami identifikasi terlebih dahulu,” ungkapnya.

Meski demikian, persoalan ini akan diseriusi oleh pihaknya, karena kerugian dari hasil curian ini ditaksir bisa mencapai ratusan juta. Hanya saja kata AKP Tumpal Alexander Siallagan,SIK, pihaknya dalam waktu dekat ini akan mengundang pihak PLN sebagai pihak yang dirugikan.

“Nanti akan lebih kami dalami lagi. Mungkin selanjutnya sudah bisa didapatkan lebih banyak data dan informasi, sehingga rekan-rekan wartawan bisa mendapatkan lebih banyak data yang dibutuhkan,” pungkasnya. (kif/hg)