UII Cetak Generasi Handal lewat Pengembangan Keilmuan

Para pemenang dan finalis lomba penulisan esai berpose bersama dengan Kepala Badan Perencana UII Prof.Hari Purnomo (jas hitam) dan Pemimpin Redaksi Gorontalo Post Hasanuddin Djadin (batik) usai penyerahan hadiah dan sertifikat, Selasa (31/8) di Hotel Maqna Kota Gorontalo. (F.Jalal Khan/Gorontalo Post)

RATUSAN siswa SMA/SMK maupun MA dari berbagai daerah se Provinsi Gorontalo duduk rapi di Ballroom Hotel Maqna, Kota Gorontalo, Selasa (31/8) sekitar pukul 10.00 wita.

Perhatian mereka tertuju pada seorang siswi yang sedang berbicara di atas panggung.

Di atas panggung, dengan penuh percaya diri siswi berjilbab putih yang dipadu jas almamater berwarna biru langit itu, menguraikan gagasan dan pikirannya tentang pendidikan.

Begitulah sekelumit suasana presentase 10 finalis terpilih lomba esai “Pendidikanku, Masa Depanku” Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.

Kegiatan yang dilaksanakan universitas pertama di Indonesia tersebut, bertujuan menjaring sekaligus mengembangkan potensi generasi muda Gorontalo. Terutama potensi menulis esai di kalangan siswa/siswi SMA sederajat se Gorontalo.

“Gorontalo memiliki banyak tokoh yang dikenal di kancah nasional maupun internasional. Kami yakin, masa depan Gorontalo akan lebih maju bila terus mengembangkan keilmuan,” ungkap Kepala Badan Perencana UII Prof.Dr.Ir.Hari Purnomo,MT.

Menurut Prof.Hari Purnomo, saat ini UII sedang menuju ke pemeringkatan internasional dan mengejar rativikasi universitas bintang empat. Sejalan dengan hal itu, UII juga turut mendorong lahirnya para generasi muda yang memiliki keilmuan dan kompotensi. Langkah itu salah satunya melalui lomba penulisan esai/opini di media massa untuk kalangan siswa SMA.

“Penulisan opini dalam bentuk esai di media massa memegang peran yang sangat penting dalam berkomunikasi dengan publik. Apalagi esai tersebut memaparkan sebuh ide, gagasan, opini dan juga pendapat dari apa yang mereka ingin sampaikan,” tutur Prof Hari Purnomo.

Para pemenang dan finalis lomba penulisan esai berpose bersama dengan Kepala Badan Perencana UII Prof.Hari Purnomo (jas hitam) dan Pemimpin Redaksi Gorontalo Post Hasanuddin Djadin (batik) usai penyerahan hadiah dan sertifikat, Selasa (31/8) di Hotel Maqna Kota Gorontalo. (F.Jalal Khan/Gorontalo Post)
Kepala Badan Perencana UII Prof.Hari Purnomo (kanan) menyerahkan cinderamata kepada Sekretaris Dikbudpora Provinsi Gorontalo Amran Pahrun. (Andi/Gorontalo Post)

Sementara itu Sekretaris Dikbudpora Provinsi Gorontalo Drs.Amran Pahrun mengapresiasi pelaksanaan lomba penulisan esai/opini yang dilaksanakan UII. Sebab, melalui kegiatan ini dapat mendorong krativitas dan pengetahuan para siswa/siswi di Gorontalo.

“Pemprov Gorontalo memberikan perhatian penuh terhadap pengembangan pendidikan di daerah ini. Sejalan dengan hal itu, kami mengapreasiasi langkah UII yang memacu kreativitas siswa melalui lomba penulisan esai,” kata Amran Pahrun.

Berharap Jadi Agenda Rutin

Hasanuddin Djadin ketika menjadi pembicara dalam workshop penulisan esai yang diselenggarakan oleh UII Jogyakarta. (foto Jalal Khan)
Hasanuddin Djadin ketika menjadi pembicara dalam workshop penulisan esai yang diselenggarakan oleh UII Jogyakarta. (foto Jalal Khan)

Sementara itu selain presentasi 10 finalis terpilih, dalam kegiatan tersebut juga ikut dilaksanakan workshop penulisan esai. Pembicara workshop yakni Pemimpin Redaksi Gorontalo Post Hasanuddin Djadin.

Dalam materinya, Hasanuddin menyampaikan beberapa poin penting dalam menulis esai. Di antaranya, topik yang diangkat aktual (sesuai isu di tengah masyarakat) serta tujuan/gagasan yang diulas harus fokus.

Menariknya saat sesi diskusi, salah seorang peserta workshop Nurlela Ismail berharap lomba dan workshop penulisan esai dapat menjadi agenda rutin. Terkait harapan tersebut, Prof.Hari Purnomo menyampaikan, pihaknya akan mengupayakan kegiatan ini menjadi agenda rutin.(ndi/san/hargo)