Warga Hutadaa Siap-siap Terima Luapan Air Danau Limboto

Kondisi rumah di Desa Buhu dan Desa Hutadaa hingga kini masih memprihatinkan. Setiap hari warga desa setempat harus rela berendam dengan air luapan dari danau Limboto. (istimewa)

GORONTALO, hargo.co.id – Persoalan warga di dua Desa masing-masing di Desa Buhu dan Desa Hutadaa hingga kini masih belum terselesaikan.

Bagaimana tidak, hingga kini persoalan banjir yang melanda daerah itu, Khususnya di kawasan rumah nelayan yang merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat itu belum mendapatkan solusi yang pasti.

Hal ini sepert yang disampaikan oleh Hartati Mootalu, Warga Desa Buhu Kecamatan Telaga Jaya, kabupaten Gorontalo saat ditemui Gorontalo Post beberapa hari yang lalu.

Menurut ibu satu anak ini, Jika tidak segera dicarikan solusi yang tepat, maka ia dan ratusan kepala keluarga lain yang mendiami kawasan perumahan nelayan itu akan terus dihantui dengan rasa takut akan serangan banjir yang selalu datang menyapa disaat musim penghujan datang.

Bahkan menurut Hartati, Saat perayaan idul fitri kemarin, mereka terpaksa harus merayakan hari raya di lokasi pengungsian.

“Kita tidak mengesampingkan bantuan yang datang dari pemerintah sejauh ini, Tapi yang paling kami butuhkan adalah solusi agar tempat tinggal kami ini tidak lagi terendam banjir,” tegasnya.

Lebih lanjut Hartati juga menekankan, Sebelumnya ia dan warga lain mengira bantuan dari pemerintah tentang perumahan nelayan itu akan menjadi solusi untuk perbaikan ekonomi.

Namun kenyataannya bantuan itu malah membuat mereka harus mendiami rumah yang kapan saja akan diserang banjir luapan air Danau Limboto.

“Sekali lagi kami butuh solusi pak,” ujarnya dengan nada sendu.

Saat ini menurut Hartati, Ia dan warga lain masih terus dihantui rasa takut jika musim penghujan datang, Karena bisa dipastikan rumah mereka kembali akan terendam air luapan Danau yang cukup tinggi. (tr-45/hargo)

About Admin Arifuddin

Senang menulis dengan nuansa kesederhanaan

View all posts by Admin Arifuddin →