Warga Tenda Dukung Normalisasi Sungai Bulango

SATU unit Exavator dikerahkan untuk merobohkan 183 unit rumah yang untuk pembangunan pedestrian bantaran sungai Bulango di Kelurahan Tenda, Hulonthalangi

Hargo.co.id– Rencana pedestrian sungai Bulango di Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, mendapat dukungan dari warga setempat. Sedikitnya, ada 183 rumah di kelurahan Tenda telah digusur oleh pihak ketiga untuk pekerjaan pedestrian bantaran sungai Bulango.

Sebelumnya, proyek pedestrian bantaran sungai Bulango juga sudah dilaksanakan di Kelurahan Siendeng hingga Kelurahan Donggala, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo. Hasilnya, kini lokasi tersebut yang dulunya kumuh menjadi salah satu tempat rekreasi warga. Selain itu, kondisi bantaran sungai juga dapat terjaga dan mencegah terjadinya penyumbatan.

Ahmad, Warga Kelurahan Tenda, yang rumahnya terkena dampak proyek pedestrian bantaran sungai mengaku sudah tidak keberatan lagi rumahnya digusur karena demi kepentingan bersama. “Saya sudah lihat yang ada di Kelurahan Siendeng. Bagus pak. Makanya saya tidak keberatan. Nanti, rencananya, saya mau buka usaha di lokasi ini karena ini bisa menjadi peluang saya selain memang untuk mencegah banjir,” tandas Ahmad.

Terpisah, Lurah Tenda, Yusran Djibu, menuturkan bahwa ada 183 rumah yang tinggal di dekat bantaran sungai yang telah di gusur. “Kami dari pihak pemerintah kelurahan sangat bersyukur adanya penggusuran untuk perbaikan sungai, seperti diketahui jika musim penghujan biasanya daerah ini rawan banjir. Dengan adanya perbaikan sungai semoga untuk meminimalisir datangnya banjir, kemudian rumah baru bisa tertata bagus dan tidak terlihat daerah kumuh lagi,” kata Yusran.

Dia juga berharap dengan adanya program normalisasi sungai, masyarakat bisa berpartisipasi untuk menjaga lingkungan sekitar dengan tidak membuang sampah sembarang, “Nantinya jika pengerjaan sungai ini selesai bisa dijadikan tempat untuk wisata, foto-foto dan sebagainya, rumah disini tidak kelihatan kumuh lagi. Untuk itu harus menjaga kebersihan, terutama kebersihan sungai,” pungkasnya.(tr-59/hg)