Wooow… 3.792 Botol Jamu Berbahaya, Disita BPOM

Ilustrasi

Hargo.co.id PALU – Balai Pengawasan Obat dan Makanan Kota Palu, Sulawesi Tengah, mengamankan sedikitnya 3.792 botol Jamu yang mengandung bahan kimia,dari salah satu pasar tradisional di Kota Palu. Ribuan botol Jamu tersebut ditemukan sudah dalam kondisi siap edar.

Kepala BPOM Palu Safriansyah mengatakan, ribuan botol jamu berbahaya itu ditemukan saat melakukan operasi gabungan daerah dengan Polda Sulteng. Targetnya toko-toko obat maupun di pasar tradisional.

Hasilnya, sebanyak 316 karton yang berisi 12 botol per karton berhasil diamankan. Jamu yang katanya berkhasiat untuk menyembuhkan beberapa penyakit itu diproduksi Cv Putri Husada, Jawa Timur.

“Jamu jenis ini sudah lama menjadi target kami. Dan kami mendapat informasi bahwa jamu ini memiliki khasiat yang sangat cepat,” ujar Safriansyah kepada Radar Sulteng (Jawa Pos Group), Senin (28/3).

Dia menjelaskan, jamu yang bermerek jamu Jawa Asli ‘Tawen Klancheng’ itu berbahaya karena dicampurkan dengan obat-obat kimia. Obat tradisional yang asli dan aman dikonsumsi hanya terbuat dengan bahan-bahan alami. Sifatnya hanya sekadar menyegarkan tubuh.

“Kalau obat tradisional yang kami amankan ini, ampuh menyembuhkan berbagai penyakit dan komposisinya terbuat dari bahan-bahan alami. Namun, tanpa diketahui pembeli, ternyata obat ini mengandung obat kimia seperti paracetamol dan demacolin,” terangnya.

Sementara bahayanya sendiri jika dikonsumsi berkelanjutan, kata Safriansyah, bukan hanya menambah penyakit baru. Namun, juga bisa menyebabkan kematian. (cr1/hsn/JPG/hargo)