Rabu, 20 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



1-14 November Saat Operasi Zebra! 3.023 Kendaraan Kena Tilang, Polres Bonbol Tertinggi

Oleh Fajriansyach , dalam Metropolis , pada Jumat, 17 November 2017 | 08:24 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id Gorontalo – Selama pelaksanaan operasi zebra yang dilaksanakan sejak 1-14 November 2017, kurang lebih ada 3.023 kendaraan yang ditilang oleh Satuan Lalu Lintas se Polda Gorontalo.

Dari data yang dirangkum Gorontalo Post, Satuan Lalu Lintas Polres Bone Bolango tertinggi untuk jumlah tilang yakni mencapai 1.103 tilang, selanjutnya Polres Gorontalo Kota dengan jumlah 850 tilang, Polres Gorontalo 417 tilang, Polres Boalemo 396 tilang dan Polres Pohuwato dengan jumlah paling rendah yakni 257 tilang.

Kapolres Bone Bolango, AKBP Robin Lumban Raja,SIK melalui Kasat Lantas, AKP Afandi Nurkamiden menjelaskan, pihaknya tidak main-main di lapangan. Ketika ada masyarakat yang melanggar lalu lintas, maka sudah pasti ditindak tegas.

“Kali ini tidak ada lagi yang namanya toleransi. Sudah cukup dilakukan sosialisasi kepada masyarakat. Ini pula adalah operasi terpusat dan kegiatan ini dipantau. Jadi, kami melaksanakan operasi dengan sebaik mungkin dan hasilnya sangat memuaskan,” jelasnya.

BACA  Tim Gabungan SAR Berhasil Temukan Nelayan Pohuwato yang Tenggelam

Sementara itu, Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Yan Budi Jaya,SIK melalui Kasat Lantas AKP Ronny Barli Ibrahim,SIK mengatakan, dari total 850 pelanggaran, motor dan bentor yang melanggar mencapai 781, mobil 44 dan mobil barang 25 kendaraan.

Pelanggaran yang paling tinggi yakni tidak menyalakan lampu utama siang hari sebanyak 434 pelanggaran, surat-suratan mencapai 163 pelanggar, safety belt 51 pelanggar, kelengkapan kendaraan 43, rambu 21 pelanggara, penggunaan lampu strobo 18 pelanggar, pelanggaran traffic light dan lain sebagainya.

“Kami berharap, agar seluruh pengendara menjaga dan menciptakan situasi berlalu lintas dengan aman, tertib serta lancar agar tidak terhambat seluruh aktifitas masyarakat di jalan raya. Kami pun tidak bosan untuk selalu mengingatkan kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mentaati aturan lalu lintas, selalu perhatikan aspek keselamatan saat berkendara di jalan raya. Stop pelanggaran, stop kecelakaan. Bersatu keselamatan nomor satu,” tegasnya.

BACA  Pembunuhan di Leato Utara, Dilatarbelakangi Unsur Sakit Hati

Disisi lain, Kapolres Gorontalo AKBP Purwanto,SIK melalui Kasat Lantas, AKP Satrio Prayogo,SIK mengatakan, setelah operasi zebra dilaksanakan, kiranya para pengendara tetap taat dan tertib aturan lalu lintas. Jangan hanya pada saat operasi saja para pengendara tertib. “Meski tidak dalam operasi zebra, tetap akan kami tindaki ketika ada pelanggar lalu lintas,” terangnya.

Kapolres Boalemo, AKBP Dwi Yanto Nugroho,SIK melalui Kasat Lantas AKP Dodi Munandar,SIK menyatakan, dari 396 tilang yang dilakukan pelanggaran roda dua paling banyak yakni 315 pelanggaran dan 82 pelanggaran dilakukan oleh roda empat. “Kami berharap agar setelah operasi ini, masyarakat bisa jauh lebih tertib.

BACA  Sebanyak 302 Botol Miras Disita Polisi di Kota Gorontalo

Mentaati peraturan lalu lintas dengan membiasakan diri untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan. Jangan karena takut ditindak atau karena ada Polisi, kemudian masyarakat baru taat,” harapnya.

Kapolres Pohuwato, AKBP Ary Donny Setiawan,SIK melalui Kasat Lantas AKP Dewa Ayu Rahyoka Cempaka,SIK yang disampaikan oleh Kanit Regident Lantas, Ipda Lingga Ramadhani,S.T.K, memang pelanggaran di daerah Pohuwato sangat kecil.

Ini dikarenakan, sampai dengan saat ini, Sat Lantas Polres Pohuwato intens melakukan sosialisasi. Bahkan setiap pagi, anggota memimpin apel disetiap dinas atau OPD yang ada di pemerintah daerah, termasuk yang ada di sekolah. “Sudah banyak masyarakat yang paham dan taat aturan lalu lintas. Meski demikian, kami tidak akan berhenti untuk melakukan sosialisasi dan menindak tegas pengguna jalan yang melanggar,” pungkasnya. (kif/hg)


Komentar