Senin, 30 Januari 2023
Dari Gorontalo untuk Indonesia



1.216 KPM di Atinggola dan Gentuma Terima Bantuan dari NKRI Peduli

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Selasa, 27 April 2021 | 10:05 Tag: ,
  Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie saat berfoto bersama masyarakat perwakilan penerima bantuan pangan bersubsidi Baksos NKRI Peduli bagi warga terdampak Covid-19 di Atinggola, Gorontalo Utara. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Program pasar murah dengan mensubsidi beberapa komoditas serta bantuan pangan bersubsidi bakti sosial (Baksos) yang dilakukan oleh Tim NKRI Peduli masih terus berlanjut. Hal tersebut dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo untuk membantu warganya di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu karena dampak dari pandemi Covid-19.

Warga di Kabupaten Gorontalo Utara menikmati dua program tersebut dalam sehari saat Gubernur Gorontalo Rusli Habibie berkunjung, Senin (26/4/2021). Pasar murah digelar di Kecamatan Kwandang sementara untuk Baksos NKRI Peduli dilaksanakan simbolis Kantor Camat Atinggola.

banner 728x485

“Bantuan ini sudah ada sejak saya gubernur tahun 2012 Tapi tahun ini karena pandemi covid-19 dan daya beli masyarakat menurun maka bantuannya termasuk jaring pengaman sosial (JPS),” tutur Rusli.

Baksos NKRI Peduli berbentuk pemberian bahan pokok secara gratis. Ada 1.216 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di Kecamatan Atinggola dan Gentuma Raya. Kegiatan ini menggandeng Baznas Gorontalo yang mensubsidi semua harga bahan pokoknya.

“Kemarin isinya ada cabe, bawang merah dan bawang putih. Sekarang komoditi itu kita tambahkan ke yang lain. Contohnya beras dulu hanya 5 kg sekarang 10 kg. Gula 2 kg minyak goreng dan lain lain,” imbuhnya.

Kunjungan ke kecamatan terunjung yang berbatasan dengan Sulawesi Utara itu Rusli mensosialisasikan larangan mudik lebaran. Ia meminta warga yang ingin keluar daerah maupun warga luar daerah yang ingin masuk Gorontalo untuk mengurungkan niat mudik.(zul/adv/hargo)

(Visited 9 times, 1 visits today)

Komentar