Sabtu, 8 Agustus 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



12.400 Ton Jagung Diekspor ke Filipina, Pertanian Jadi Pengaman Ekonomi di Tengah Pandemi

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo , pada Rabu, 17 Juni 2020 | 15:05 WITA Tag: , ,
  Suasana pelepasan ekspor 12.400 ton jagung oleh PT. Seger Agro Nusantara dengan tujuan Filipina di pelabuhan Anggrek, Gorontalo Utara, Rabu (17/06/2020). (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id GORONTALO – Pertanian masih jadi primadona bagi Provinsi Gorontalo. Ya, meski tengah dilanda pandemi Covid-19, sektor satu ini menjadi pengaman ekonomi di daerah yang dijuluki serambi Madinah ini.

Ini sebagaimana disampaikan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat melepas ekspor 12.400 ton jagung oleh PT. Seger Agro Nusantara dengan tujuan Filipina di pelabuhan Anggrek, Gorontalo Utara, Rabu (17/06/2020).

“Sektor pertanian menjadi pengaman dalam menghadapi wabah Covid-19. Kebutuhan pangan menjadi prioritas yang harus dipenuhi bagi seluruh masyarakat sehingga kegiatan pertanian harus tetap berjalan,” ucap Rusli Habibie.

BACA  Minta Dukungan SDM, Gubernur Temui Kepala BPKP Pusat

Pada kesempatan itu, Rusli Habibie menyampaikan apresiasi untuk petani Gorontalo yang tetap produktif di tengah pandemi Covid-19.

“Saya mengapresiasi kinerja petani di Provinsi Gorontalo yang tetap produktif di tengah pandemi Covid-19 ini sehingga produksi pangan tetap terjaga. Bahkan mengalami peningkatan yang terbukti hari ini kita ekspor lagi perdana sebesar 12.400 ton,” ungkap Gubernur Rusli dalam sambutannya

BACA  Gubernur Serahkan Sapi Kurban Milik Presiden ke Masjid di Suwawa

Ekspor 12.400 ton jagung ke Filipina dibagi dalam dua tahap pengiriman. Tahap pertama telah dilakukan pada tanggal 09 Juni 2020 dengan jumlah ekspor sebanyak 6.100 ton dan tahap kedua sebanyak 6.300 ton dengan nilai ekspor keseluruhan sebesar Rp. 44,9 miliar.

BACA  Gubernur Undang Presiden Jokowi ke Gorontalo

“Kenapa kami ekspor karena harga jagung di luar negeri agak lumayan di banding dalam negeri. Tahun 2019 ekspornya berkurang karena harga jagung di tingkat lokal di Indonesia sangat bagus,” lanjut Rusli.

Harga jagung untuk tingkat petani di Provinsi Gorontalo senilai Rp.3450 per kilogramnya dengan kadar air 17 persen. Harga ini sesuai dengan usulan Gubernur Rusli ke Menteri Pertanian RI.(adv/rwf/hg)


Komentar