Selasa, 30 November 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Perda Masih Jadi Rujukan pada Polemik BUMD

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Legislatif , pada Selasa, 25 Mei 2021 | 20:05 PM Tag: , , ,
  Anggota DPRD Gorontalo Utara, Ridwan R. Arbie

Hargo.co.id, GORONTALO – Apapun itu, selama aturannya atau Peraturan Daerah (Perda) belum diubah, maka kiblatnya jelas. Mengikuti aturan, baik itu aturan dari pusat, provinsi maupun aturan yang ada di daerah. 

Hal tersebut sebagaimana yang disampaikan oleh Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Gorontalo Utara (Gorut), Ridwan R. Arbie, terkait polemik BUMD. Menurutnya, ketika berbicara soal rujukan, maka dalam berorganisasi, itu sangatlah jelas aturannya.

“Semua mengikuti aturan dan ketentuan yang berlaku baik rujukan aturan mulai dari pusat sampai ke daerah, pasti tidak ada yang saling berlawanan. Alasannya, selalu merujuk pada aturan yang ada diatasnya,” terang Ridwan R. Arbie.

Demikian halnya ketika berbicara soal kisruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ada di Gorontalo Utara. Ridwan R. Arbie dengan tegas dan singkat mengatakan bahwa selama aturan belum berubah, maka itu yang menjadi rujukannya. 

“Jika di daerah, selama Perda belum berubah, maka dalam pelaksanaannya, Perda tersebut harus menjadi rujukannya,” tegasnya.

Bagi Ridwan R. Arbie, aturan harus dijalankan dengan maksimal, agar dalam pelaksanaannya sesuai dengan yang tertuang dalam aturan dan ketentuan yang menjadi rujukan tersebut. 

“Jika tidak merujuk pada aturan dan ketentuan yang berlaku, maka ini akan menjadi masalah. Akan lebih parah lagi jika persoalan tersebut dapat berakibat pada berbagai aspek,” kata Ridwan R. Arbie.

Apalagi jika persoalan tersebut menyangkut kepentingan umum atau kebutuhan mendasar masyarakat, tentu ini akan berdampak luas. 

“Untuk itu, saya hanya berpesan agar Perda yang menjadi rujukan, itu yang dilaksanakan, apa yang termuat di dalamnya, itu juga yang harus dilakukan agar tidak menimbulkan lagi polemik. Apalagi sampai berdampak luas. Selama Perda tersebut belum diubah, maka itu yang harus diikuti,” kuncinya. (abk/adv/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar