Senin, 29 November 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Terkait Dugaan Malpraktek, IDI Gorontalo Terbitkan Press Release

Oleh Admin Hargo , dalam Metropolis , pada Minggu, 17 Oktober 2021 | 13:05 PM Tag:
  Ilustrasi. Logo IDI

Hargo.co.id, GORONTALO – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pengurus wilayah Gorontalo mengeluarkan pernyataan dalam rangka menindaklanjuti adanya pemberitaan yang ramai di media sosial. Itu terkait dicantumkannya nama dua orang dokter dan salah satu rumah sakit di Kota Gorontalo, dalam dugaan malpraktek. 

Pernyataan tersebut tercantum dalam Press Release IDI pengurus wilayah Gorontalo yang ditandatangani oleh Ketua IDI Gorontalo, Irianto Dunda. Ini juga telah beredar di grup WhatsApp pada Ahad (17/10/2021) yang berisi 7 poin diantaranya:

Rilis IDI Gorontalo

 

1.IDI menyampaikan turut berbela sungkawa atas wafatnya pasien berinisial MG pada Jumat 15 Oktober 2021. Teriring doa semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran.

2.IDI telah meminta kepada komite medik kedua rumah sakit untuk secepatnya melaksanakan audit medis atas kasus tersebut.

3.IDI telah menerima aduan resmi dari penasehat hukum sebagai penerima kuasa dari suami almarhumah terkait kasus tersebut dan telah meminta Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) untuk memproses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

4. IDI meminta kepada semua pihak untuk menahan diri untuk tidak menjustifikasi tindakan yang dilakukan oleh dokter termasuk malpraktek dan lebih mengedepankan asas praduga tak bersalah sebelum ada keputusan resmi dari MKEK IDI.

5. IDI telah melakukan klarifikasi dan konfirmasi kepada sejumlah dokter yang disebut – sebut dalam pemberitaan tersebut dan mendapatkan tidak ada perbedaan hasil pemeriksaan diantara para dokter tersebut terhadap pasien.

6.IDI menyesalkan pemberitaan yang dilakukan sejumlah media online yang tidak berimbang dan cenderung beropini menghakimi dokter dan rumah sakit. Media online hanya memuat informasi sepihak dari keluarga pasien tanpa diimbangi klarifikasi dan konfirmasi dari pihak dokter. Hal ini tidak sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik Pasal 1 dan 3 serta Undang Undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers Pasal 5 Ayat 1.

7.IDI menghimbau kepada masyarakat untuk tidak ikut menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu sesuai Undang Undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik Pasal 28 Ayat 2. 

Di akhir surat tersebut juga tercantum kalimat, ‘Demikian Press Release ini dibuat untuk dapat diketahui oleh masyarakat dan para pemangku kepentingan’ yang dibubuhi cap serta tanda tangan Ketua IDI Gorontalo, dr. Irianto Dunda Sp.S. (***) 

 

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 195 times, 1 visits today)

Komentar