Senin, 18 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



15 Lukisan Maestro Indonesia Ditampilkan di Gorontalo

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Jumat, 5 Mei 2017 | 13:52 PM Tag: , ,
  

 

Hargo.co.id GORONTALO – Sebuah kehormatan diberikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kepada Provinsi Gorontalo.

Kehormatan tersebut yakni sebagai tuan rumah pameran seni rupa. Kegiatan pameran akan berlangsung enam hari, yakni dari 10-16 Mei di Museum “Popa-Eyato” Gorontalo.

Menariknya, pada pameran ini sedikitnya ada 15 hasil karya maestro pelukis Indonesia yang telah diakui baik di nasional maupun internasional.

Di antaranya maestro Amri Yahya, Oesman Efendi, Popo Iskandar serta S.Soedjojono. Karya para maestro pelukis Indoensia merupakan koleksi Galeri Nasional itu akan disandingkan dengan hasil karya 25 perupa Gorontalo.

Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo Irwan Hadjarati menjelaskan, pameran seni rupa yang menampilkan koleksi nasional dan karya perupa Gorontalo ini dilaksanakan kerjasama antara Galeri Nasional dan Dikbudpora Provinsi Gorontalo.

Hal itu dalam rangka mengembangkan minat, bakat, potensi, kreativitas sekaligus apresiasi seni para perupa lokal Gorontalo.

“Dalam pameran ini akan ditampilkan karya-karya para maestro pelukis Indonesia dan perupa lokal Gorontalo,” ujar Irwan Hadjarati.

Menurut Irwan Hadjarati, melalui pameran seni ini diharapkan para perupa lokal dapat termotivasi untuk lebih mengembangkan diri dan kompetensi dalam berkarya. Khusnya di bidang seni rupa.

“Kegiatan ini juga merupakan ajang paling bergengsi. Di mana para perupa lokal mendapat kesempatan untuk memamerkan hasil karyanya dapat bersanding dengan karya maestro kenamaan indonesia yang telah diakui secara nasional maupun internasional,” ungkap Irwan Hadjarati.

Karena itu, Irwan Hadjarati berharap pada ajang pameran ini masyarakat pecinta seni rupa atau para penikmat karya lukis dapat mengapresiasi hasil karya perupa lokal yang memiliki nilai estetika yang tinggi dan juga berkualitas.

Baik sebagai asesoris pajangan rumah tinggal, kantor pemerintah, swasta maupun restoran dan hotel yang ada di Gorontalo.

“Dengan adanya apersiasi itu bisa memotivasi generasi muda lainnya yang berbakat seni rupa agar lebih kreatif dan fokus untuk tetap berkarya karena sesungguhnya hasil karya seni rupa bernilai ekonomi tinggi yang dapat menjanjikan untuk kesejahteraan keluarga,” tandas Iwan Hadjarati.(san/hargo)

(Visited 4 times, 1 visits today)

Komentar