Kamis, 7 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



2.000 Santri Ikrar Setia pada NKRI

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Senin, 23 Oktober 2017 | 14:00 Tag: ,
  

Hargo.co.id POHUWATO – Peringatan ke 3 hari santri berlangsung semarak di Marisa, Pohuwato, kemarin, Ahad (22/10). Tak kurang dari 2.000 santri tumpah ruah di Marisa saat mengikuti apel besar yang digelar di lapangan Polres Pohuwato.

Sebelumnya, melalui keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri tanggal 22 Oktober merupakan bukti pengakuan negara atas jasa-jasa para ulama dan santri dalam perjuangan merebut, mengawal, mempertahankan dan mengisi kemerdekaan.

Dan peringatan hari santri tersebut dirayakan di seluruh Indonesia, tak terkecuali di Kabupaten Pohuwato. Adapun ribuan santri yang ikut pada upacara tersebut diantaranya pondok pesantren Salafiyah Safiiyah hingga seluruh Taman Pengajian Alquran (TPQ) yang tersebar di seluruh Kabupaten Pohuwato.

Pada apel akbar ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pohuwato, AKBP Ary Donny Setiawan SIK yang dimulai pukul 09.00 Wita dan ditutup dengan doa dari Rois Syuriah PCNU Pohuwato, KH Abdul Ghafur Nawawi.

Pada apel akbar ini, para santri menyatakan sikapnya untuk siap mengikrarkan diri dan sumpah setia untuk membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Pancasila dan bersumpah untuk melawan paham-paham radikalisme.

Usai pelaksanaan apel akbar ini, para santri melakukan kirap jalan bersama dari Polres menuju Masjid Agung Pohuwato.

Dalam masjid agung ini, para santri mengumandangkan bacaan shalawat nariah sebanyak 4.444 kali sebagai ikhtiar batin untuk meminta keselamatan bagi bangsa Indonesia secara umum, dan Pohuwato khususnya. Apel akbar itu ditutup dengan salat Dzuhur berjamaah di masjid Agung Pohuwato.(axl/hg)

 

(Visited 4 times, 1 visits today)

Komentar