Sabtu, 28 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



2 Jam Diguyur Hujan, 3 Dusun di Kecamatan Tibawa Direndam Banjir

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Minggu, 1 Oktober 2017 | 23:32 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id, TIBAWA – Sedikitnya Ratusan rumah warga yang berada di tiga Dusun, di Desa Datahu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, terendam banjir.

Banjir yang merendam rumah-rumah warga ini, menyusul adanya luapan air sungai molalahu, akibat hujan lebat yang mengguyur sebagian wilayah di Kecamatan Tibawa pada Minggu sore (01/10).

Pantauan Hargo, Hujan lebat yang mengguyur Kecamatan Tibawa sejak pukul 15.00, menyebabkan tiga dusun masing-masing Dusun Lalunga, Dusun Tapolo, dan Dusun Balandaa, terendam banjir.

Banjir yang menggenangi rumah-rumah warga ini, cukup dirasakan oleh warga sekitar, sedikitnya ada sekitar 2000 jiwa yang merasakan dampak dari banjir tersebut. Terutama yang berada di Dusun Lalunga, pasalnya ketinggian air akibat banjir ini mencapai 1 meter.

BACA  Terkait Pandemi Covid-19, Bawaslu RI Minta Tahapan Pilkada Diawasi

Dengan adanya banjir ini sebagian warga terpaksa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman, sedangkan sebagian lagi memilih untuk tetap bertahan dirumahnya masing-masing, sambil menunggu air surut.

Rumah-umah warga di Dusun Lalunga, Kecamatan Tibawa yang terendam banjir. (Foto : Roy Gobel)

Menurut Kisman Tuna warga setempat, wilayah ini, memang menjadi langganan banjir jika musim penghujan tiba, namun untuk kali ini, banjir yang terjadi merupakan banjir yang terparah dalam beberapa tahun terakhir. sedangkan penyebabnya adalah meluapnya air sungai molalahu sehingga berdampak pada jebolnya tanggul yang tidak mampu menahan tekanan air sungai.

Warga pun berharap tanggul yang ada itu, untuk segera diperbaiki, selain itu masalah drainase yang sering tersumbat juga menjadi penyebab terjadinya banjir.

” Memang banjir ini merupakan masalah yang sering dihadapi warga disini. Setiap kali hujan, pasti daerah ini dilanda banjir, namun yang paling parah banjir yang terjadi sekarang ini. Kami berharap perhatian pemerintah untuk memperbaiki tanggul yang ada di Desa ini.” Ujar Kisman Tuna

BACA  Cegah Anak-anak Terpapar Covid-19, Pemerintah Suplai Multivitamin ke Gorontalo

Sementara itu, berdasarkan data BNPB Kabupaten Gorontalo, warga yang mengalami dampak banjir adalah, Warga Dusun Laluna sebanyak 100 KK atau sekitar 400 jiwa, Dusun Tapolo 395 KK dengan jumlah jiwa sebanyak 559 jiwa, sedangkan Dusun Balandaa sekitar 325 KK atau sekitar 1135 jiwa. Total keseluruhan adalah sebanyak 2325 jiwa.

Kepala BNPB Kabupaten Gorontalo Husni K. Deka kepada wartawan menyatakan pihaknya sudah mengambil langkah-langkah penanganan terhadap banjir yang melanda tiga dusun tersebut. Dan untuk sementara bantuan yang telah disalurkan kepada warga, berupa makanan siap saji. Sementara bantuan lainnya akan diserahkan berdasarkan data kerugian yang dialami oleh warga.

BACA  Simak Kisah Dua Orang yang Sembuh dari Covid-19 di Gorontalo

” Setelah menerima informasi, kami langsung terjun ke lokasi, dan meninjau lokasi-lokasi yang terkena dampak banjir, sedangkan kepada korban banjir, untuk saat ini kami baru menyalurkan makanan siap saji untuk keperluan warga.” Ujar Husni.

Selain itu tambah Husni, menyangkut penanganan masalah banjir di daerah tersebut, pihaknya menyatakan akan melihat sumber penyebab utama banjir ini, selanjutnya akan melakukan koordinasi bersama instansi terkait lainnya, untuk bersama-sama mengatasi banjir yang sering terjadi didaerah tersebut. (rvg/Hargo)


Komentar