Senin, 19 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



20 Jam Terjebak di Antara Eceng Gondok

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Selasa, 21 Maret 2017 | 09:41 WITA Tag: , , , ,
  


TELAGA JAYA – Hargo.co.id Nelayan asal Desa Hutadaa, Kecamatan Telaga Jaya yang dilaporkan hilang, berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan di Danau Limboto, Desa Tabumela, Kecamatan Tilango, kemarin, Senin (20/3) pukul 08.00 wita.

Saat ditemukan, Kadir Sunge (75) dalam kondisi lemas dan masih berada di atas perahu yang dia gunakan saat mencari ikan, berada sekitar 200 meter dari darat. Hanya saja perahu tersebut sudah terjebak di antara eceng gondok sehingga sulit untuk keluar.

Sebelumnya, Duda 3 anak itu dilaporkan hilang setelah seharian tidak pulang ke rumah sejak turun mengail pada Minggu (19/3) pagi. Keluarga yang cemas pun segera melakukan pencarian dibantu warga.

BACA  Benteng Ulantha, Indah dan Menarik, Meski Tak Terkait Masa Lalu

Tak kunjung ditemukan, tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI dan Polisi pun turun ke lokasi melakukan pencarian hingga pagi, kemarin.Pantauan Gorontalo Post, tim SAR yang turun sejak pukul 07.00 wita mulai menyisir wilayah Danau Limboto dengan menggunakan perahu karet.

Sejumlah warga setempat pun ikut membantu pencarian menggunakan perahu nelayan. Dan sekitar satu jam kemudian, tim SAR berhasil menemukan korban yang sudah sangat lemas karena semalaman sempat diguyur hujan lebat di atas perahunya tersebut.

BACA  Waspada Pohon Tumbang Dimusim Hujan

Pada hari sebelumnya, Kadir turun dari rumahnya selepas sholat subuh. Seperti hari-hari biasanya, dia pergi mencari ikan di Danau Limboto dengan menggunakan perahu. Namun saat ingin balik ke rumah sekitar jam 2 siang, perahunya terjebak diantara tanaman eceng gondok.

Lebatnya eceng gondok, membuat perahu Kadir tersangkut dan tak bisa dikendalikan sehingga tidak dapat kembali. Ia terus berusaha mengeluarkan perahunya yang sudah terjebak. Namun sayang, hingga hari gelap kakek tersebut masih terjebak ditengah danau.

BACA  Jalan di Kota Gorontalo Masih Banyak yang Berlubang

“Malam itu saya sempat bataria, tapi tidak ada yang dapa dengar, saya sempat dapa lia lampu-lampu senter dari tim pencari,” kata Kadir saat tengah digotong ke rumahnya.

Kepala BPBD Kabupaten Gorontalo, Doni Lahati, saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan hilangnya nelayan di Danau Limboto pada minggu malam pukul 19.00 Wita.

Dan langsung berkoordinasi dengan tim Basarnas Gorontalo bersama TNI dan Polisi. “Alhamdulillah korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, namun karena kondisinya masih sangat lemas langsung dilarikan ke Rumah Sakit Aloei Saboe,” ujarnya.(tr-55/hg)


Komentar