Selasa, 2 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



2019 UIN Sultan Amai, Terwujud

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Selasa, 6 Maret 2018 | 10:34 WITA Tag: ,
  


hargo.co.id– Harapan masyarakat Gorontalo agar Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo segera menjadi Univesitas Islam Negari (UIN) Sultan Amai, tak lama lagi terealisasi. Salah satu kampus kebanggaan masyarakat Gorontalo ini sedang mempersiapkan diri beralih status menjadi UIN, targetnya 2019 mendatang sudah terwujud.

“Kami berusaha tahun depan, UIN Sultan Amai sudah teralisasi. Kita terus berusaha melengkapi apa saja yang kurang,”ujar Rektor IAIN Sultan Amai, Dr.Lahaji saat berkunjung ke Graha Pena Gorontalo Post, Senin (5/2).

Dr.Lahaji mengatakan, IAIN Sultan Amai sudah sangat siap menjadi UIN. Infrastruktur pendukung, termasuk ketersediaan sumber daya manusia (SDM) sudah cukup memadai. Tahun ini, menurut Dr.Lahaji, IAIN menargetkan untuk akreditasi A sedikitnya 10 program studi. “Selama ini baru satu yang akreditasi A yakni pendidikan bahasa arab.

BACA  Gubernur Ajak Pejabat dan Masyarakat Bayar Pajak Tepat Waktu

Kita terus tambah, anggaran sudah disiapkan,”ujar dia. Jika sudah berakreditas A, lanjut Dr.Lahaji, maka program studi itu sudah bisa ‘dijual’ ke luar negeri. Bahkan tahun ini, untuk program studi yang berakreditas A, IAIN Sultan Amai siap menerima mahasiswa luar negeri. “Ada kerjasama beasiswa dengan Kementerian Agama,”jelas Dr. Lahaji.

Menurutnya, salah satu syarat untuk ‘naik kelas’ jadi UIN, program studi dengan akreditas A harus lebih banyak. Termasuk ketersediaan dosen dan mahasiswa. “Dosen kita 65 persen sudah doktor. Saat ini kami juga sedang mengejar guru besar,”tandas Dr. Lahaji.

Tidak cuma itu, kampus berjaket hijau ini juga akan membuka program studi sains, sehingga IAIN tidak hanya dikenal dengan kampus berlatar pendidikan agama. “Jadi kita lebih unggul, ada saisnya sekalian agamanya juga,”terang Lahaji. Ia berharap dukungan masyarakat Gorontalo agar IAIN ‘naik kelas’ segera terwujud.

BACA  Bahas Pariwisata Gorontalo, Gubernur Akan Temui Menparekraf

Sebelumnya, Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim mensupport upaya IAIN Gorontalo meningkatkan status menjadi UIN. Menurut Idris, Pemerintah Provinsi Gorontalo jelas sangat mendukung. Apalagi, hal itu berkaitan dengan program prioritas Pemprov Gorontalo khususnya dibidang pengembangan sumber daya manusia.

Selain Wagub Idris Rahim, Sekda Prof Winarni Monoarfa juga mendorong agar IAIN segera beralih menjadi UIN. Sekda juga berpesan agar IAIN dapat meningkatkan perannya dalam membangun karakter dan moral generasi muda, menjaga falsafat adat bersendikan sara dan sara bersendikan Kitabullah, serta menumbuhkan nilai-nilai keagamaan di bumi Serambi Madinah. “Pada periode kedua kepemimpinan Gubernur Rusli Habibie dan Wagub Idris Rahim, Pemprov Gorontalo telah menetapkan 8 program unggulan, dan salah satunya adalah agama dan budaya yang lebih semarak.

BACA  Gubernur Gorontalo Minta Siskamling Diaktifkan Kembali, Ini Alasannya

IAIN kiranya bisa memperkuat program tersebut,”ujar Prof Winarni. Sementara itu, Direktur Utama Gorontalo Post Mohamad Sirham didampingi Wakil Direktur Femmy Udoki dan Pemimpin Redaksi Hasanudin Djadin yang menerima kunjungan Rektor IAIN Dr.Lahaji juga sangat mendukung IAIN Sultan Amai menjadi UIN. “Ini sangat bagus bagi Gorontalo jika terwujud. 2019 itu tidak lama lagi, dan kami akan sangat mendukung,”kata Sirham. Sebagai daerah serambi madinah, yang menjadi kiblat pendidikan di kawasan regional, kehadiran UIN Sultan Amai sangat tepat. (tro/hg)


Komentar