Senin, 12 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



22 September, DPS Pilkada 2020 Akan Diuji Publik

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam KPU , pada Senin, 21 September 2020 | 20:05 WITA Tag: , ,
  Komisioner KPU Provinsi Gorontalo, Sopyan Rahmola


Hargo.co.id, GORONTALO – Sebagai wujud transparansi dan partisipatif warga terhadap Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada serentak tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan melaksanakan Uji Publik terhadap DPS tersebut.

Di Provinsi Gorontalo, akan dilakukan serentak tanggal 22 September 2020 di 474 kantor PPS yang ada di Desa dan Kelurahan. Sebanyak 1.467 TPS yang diuji publikkan. DPS ini, sebelumnya sejak tanggal 19 september telah diumumkan secara konvensional, ditempel di tempat mudah dijangkau di desa/kelurahan.

Metode uji publik ini dilaksanakan dengan cara mengundang Kepala Desa, Kepala Dusun, tim Pasangan Calon di desa, tokoh masyarakat, mantan PPDP, PKD di kantor PPS. Data kemudian dibuka di forum uji publik tersebut. Peserta uji publik paling banyak 20 orang dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

Peserta uji publik diberi kesempatan meneliti DPS, mengkoreksi kalau ada pemilih yang tidak sesuai ketentuan aturan. Selain di desa, uji publik itu juga dilaksanakan di PPK dan di KPU Kabupaten. Waktunya, sampai tanggal 28 September. Model lain partisipatif terhadap DPS ini, KPU tiga daerah penyelenggara pilkada juga akan menyurati seluruh Kepala Keluarga, memberitahu anggota keluarganya yg terdaftar.

“Dua model partisipatif ini sengaja kami minta ke 3 daerah pilkada untuk diserentakkan,” kata anggota KPU Provinsi Gorontalo divisi perencanaan data dan informasi, Sophian Rahmola, senin (21/9).

Disamping itu, lanjut Sophian, PPS, PPK dan KPU kabupaten, mulai tanggal 22 – 28 September membuka posko layanan lindungi hak pilih. Posko ini fungsinya untuk menerima keluhan atau pengaduan, terhadap data pemilih.

“Kalau belum terdaftar, datang di PPS, PPK dan KPU kabupaten, bukan ke tempat lain, pasti segera terdaftar,” tegas mantan ketua KPU Kabupaten Gorontalo Utara itu.

Bila ada tanggapan atau masukan langsung dari masyarakat, bahwa ada anggota keluarga atau warga setempat yang belum terdaftar dan memenuhi syarat sebagai pemilih, maka akan dimasukkan kedalam daftar pemilih pilkada lanjutan serentak tahun 2020.

Sementara itu, DPS yang telah diumumkan secara by name by addres di Kantor Desa dan tempat strategis lainnya sebanyak 1.467 TPS yang tersebar di 474 Desa, di 50 Kecamatan yang ada di 3 Kabupaten Penyelenggara Pilkada Lanjutan Serentak Tahun 2020.

Dengan jumlah pemilih Laki-laki 250.148 pemilih, perempuan 251.562 pemilih dengan total jumlah 501.710 pemilih se Provinsi Gorontalo.(rwf/hg)


Komentar