Kamis, 21 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



22 Tahun Kabupaten Boalemo, Fase Pematangan Jati Diri

Oleh Admin Hargo , dalam Headline Legislatif , pada Rabu, 13 Oktober 2021 | 02:05 AM Tag: ,
  Ketua DPRD Boalemo, Karyawan Eka Putra Noho

Hargo.co.id, GORONTALO – Selasa 12 Oktober 2021, menjadi momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke 22 Kabupaten Boalemo. Menurut Ketua DPRD Boalemo, Karyawan Eka Putra Noho, usia 22 tidak dikatakan dalam pencarian jati diri lagi, melainkan sudah memasuki fase pematangan jati diri.

“Jadi, sudah mulai tau jati dirinya, beda dengan ketika masih berusia 17 tahun, masih pencarian jati diri,” tuturnya, ketika dimintai tanggapan oleh Hargo.co.id, usai Paripurna HUT ke 22  Boalemo , Selasa, (12/10/2021).

Eka mengatakan, setiap pergantian pemimpin Kepala Daerah, pastinya visi-misi tentang pembangunan tidak berbeda jauh. Baik itu di sektor perikanan dan kelautan, pertanian, pariwisata, perkebunan dan lainnya.

“Nah, sekarang kita intropeksi di usia Daerah yang ke 22 ini, mau dibawa kemana Daerah ini? sektor mana yang sudah dianggap baik. Saya ambil contoh Dana Desa yang sudah berapa tahun dari pemerintahan Jokowi ini, sudah berapa miliar yang digelontorkan? Apakah sudah merubah Desa atau belum. Kalau belum, apa kendalanya, ya kita evaluasi bersama,” ujarnya.

Begitu pula dengan yang lainnya kata Ketua DPC PDI perjuangan Boalemo tersebut. Harus dievaluasi bersama. Misalnya, bantuan yang digelontorkan untuk para petani melalui Dinas terkait. Ada berupa benih jagung, pupuk, dan atau bantuan ternak.

“Bagaimana asas manfaat bantuan benih dan pupuk jagung, apakah petani sejahtera? Atau justru hanya para tengkulak yang sejahtera? Peternakan juga begitu. Banyak anggaran digelontorkan, bagaimana manfaat bantuan ternak bagi masyarakat penerima,” cetusnya.

Eka menuturkan, di usia Daerah saat ini, harus ada penyatuan pemikiran dan pandangan yang membangun, untuk membawa Daerah ini menjadi semakin maju. Karena, tanpa sinergitas bersama atau gotong-royong katanya, harapan yang diinginkan selama ini, hanya akan sekedar menjadi angan-angan.

“Bicara niat, saya rasa kita semua punya niat yang sama, agar bagaimana Daerah kita ini maju, hanya saja mungkin jalan kita yang berbeda. Nah, ini yang harus kita satukan demi masa depan Boalemo, bukan hanya untuk masa depan satu atau dua tahun ke depan, tapi untuk ratusan tahun ke depan,”tegasnya.

Di samping itu, lanjut politikus andalan PDI Perjuangan Boalemo ini, mindset masyarakat pada umumnya, juga yang perlu dirubah. Contohnya, ada orang tua yang menyekolahkan anaknya, hanya ingin agar anaknya bisa menjadi seorang PNS, atau tenaga kontrak. Padahal, peluang bisnis saat ini kata Eka, begitu banyak.

“Kita masih punya lahan yang luas untuk bisa kita kembangkan. Artinya kita punya peluang menjadi petani sukses. Laut kita juga begitu luas, kenapa tidak kita berfikir untuk menjadi nelayan sukses. Apalagi zaman semakin canggih, yang mana perkembangan teknologi juga pesat. Kenapa tidak dimanfaatkan untuk hal-hal positif melakukan bisnis,”ujarnya.

Terakhir, Ketua DPRD Boalemo ini pun, menaruh harapan besar terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Boalemo, agar terus fokus pada Visi-misi pemerintahan.

“Bukan hanya visi-misi 5 Tahun yang akan berakhir oleh pemerintahan Damai. Tapi bagaimana Visi-misi ketika ada yang dianggap baik, lalu bisa berkelanjutan hingga pada Tahun-tahun mendatang,”pungkasnya. (***)

 

Penulis : Abdul Majid Rahman

(Visited 46 times, 1 visits today)

Komentar