Jumat, 7 Agustus 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



27 Desa di Bone Bolango Jadi Lokus Stunting 2021

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Advertorial Kab. Bone Bolango , pada Sabtu, 13 Juni 2020 | 17:05 WITA Tag: , ,
  Asisten III Iwan Mustapa didampingi Staf Ahli Bupati dr. Rusli Katili dan Kepala Dinas Kesehatan dr. Meyrin Kadir, membuka secara resmi Rakor penetapan desa lokus stunting tahun 2021 di Bone Bolango. (Foto Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Sesuai dengan analisis situasi yang dilakukan oleh Bappeda-Litbang setempat, ada sebanyak 27 desa di Kabupaten Bone Bolango yang bakal menjadi desa lokus stunting tahun 2021.

Informasi yang disampaikan oleh Dinas Kominfo Bone Bolango pada Jumat (12/06/2020), angka dari hasil analisis itu masih bersifat sementara dan bakalan lebih dari 27 desa, karena pihak Pemda setempat masih akan mengkaji kembali desa-desa yang berada pada zona orange namun memiliki angka kasus stunting yang tinggi, untuk kemudian ditetapkan menjadi desa lokus stunting.

Hal itu terungkap pada rapat koordinasi (Rakor) penetapan desa lokus stunting tahun 2021 di Bone Bolango yang dibuka secara resmi Asisten III Setda Iwan Mustapa, di Aula Kantor Bappeda-Litbang Bone Bolango, Kamis (11/6/2020).

BACA  Penyaluran Bansos Harus Mekanisme dan Data

Asisten III Iwan Mustapa dalam arahannya mengatakan, Rakor ini adalah salah satu agenda penting dalam rangkaian aksi konvergensi stunting di Bone Bolango. Dimana Rakor ini merupakan aksi 1 (analisis situasi) yang bertujuan melakukan analisis situasi yang muaranya adalah penetapan Desa Lokus Stunting Tahun 2021 di Bone Bolango.

“Dengan ditetapkannya desa lokus stunting saat ini, maka seluruh OPD dan desa dapat mengarahkan program kegiatan di tahun 2021, kepada desa lokus stunting yang telah ditetapkan, ini sebagai upaya konvergensi dan percepatan pencegahan stunting di daerah kita,”kata Iwan Mustapa (Asistrn III).

BACA  Kasus Covid-19 Meningkat, Bupati Langsung Gelar Rapat. Ini Hasilnya

Sementara itu Kepala Bappeda-Litbang Bone Bolango Basir Noho mengungkapkan, bahwa aksi 1 konvergensi stunting ini merupakan momentum awal dari 8 aksi konvergensi stunting yang akan dilaksanakan di Bone Bolango.

“Dalam Rakor penetapan desa lokus stunting tahun 2021 ini, dihadiri sekitar 15 pimpinan OPD, diantaranya Kepala Dinas Kesehatan dr. Meyrin Kadir, Kepala Dinas PUPR Nirwan Utiarahman, dan pimpinan OPD lainnya,”ungkap Basir Noho.

BACA  Sebanyak 2.010 Sertifikat Tanah Gratis Dibagikan Bupati Gorontalo

Selain itu, Rakor ini juga dihadiri oleh instansi vertikal, yakni dari Kantor Kementerian Agama Bone Bolango serta para Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Bone Bolango.

Hadir pula melalui virtual meeting, Sam Larobu, selaku Team Leader Regional 5 Iney Ditjen Bina Bangda, Kemendagri, serta dihadiri yang mewakili Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo.

Rakor ini ditutup secara resmi oleh Staf Ahli Bupati dr. Rusli Katili dan berharap seluruh OPD dapat bersinergi guna menurunkan angka stunting di Kabupaten Bone Bolango.(zul/adv/hg)


Komentar