Senin, 14 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



27 Orang Sarjana Hukum Ikut Ujian Profesi Advokat di Gorontalo

Oleh Berita Hargo , dalam HumKam , pada Sabtu, 22 Februari 2020 | 19:05 WITA Tag:
  Para penguji pada Ujian Profesi Advokat yang berlangsung di Gorontalo. (Foto Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Sebanyak 27 orang sarjana hukum mengikuti ujian profesi advokat pada Sabtu (22/02/2020). Acara ini digelar oleh Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) secara serentak se Indonesia pada 37 kota di Indonesia.

Informasi yang berhasil dihimpun, ujian pada 2020 ini merupakan ujian yang ke 21 atau sejak lahirnya UU Nomor 18 /2003 tentang Advokat. Secara nasional, jumlah peserta Ujian Advokat PERADI 2020 sebanyak 4.844 peserta.

BACA  477 Warga Binaan Dapat Remisi, Lima Orang Langsung Bebas

Menurut Sekretaris Umum DPC Peradi Gorontalo, Yakop A.R. Mahmud, SH, MH, untuk menjadi seorang Advokat, harus lulus ujian Profesi Advokat. Itu berdasarkan pasal Pasal 3 ayat (1) huruf F undang-undang Nomor 18 /2003 tentang Advokat.

“Dengan demikian, PERADI selaku organisasi Advokat berkewajiban menyelenggarakan Ujian Profesi Advokat sebagai mana ujian yang dilaksanakan pada hari ini. Kami berharap para peserta ujian dari Gorontalo bisa lulus 100 persen. Sehingga dapat segera berkontribusi untuk pembangunan daerah Gorontalo sebagai salah satu pilar penegak hukum,” kata pria yang kerap disapa Pokay ini.

BACA  477 Warga Binaan Dapat Remisi, Lima Orang Langsung Bebas

Langkah ini juga menunjukan betapa besarnya kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada PERADI. Sebagai penyelenggara yang profesional dan kredibel guna melahirkan Advokat-advokat yang berkualitas dan terhormat, hal itu diawali dari Lulus Ujian Advokat.

“Lulus ujian merupakan salah satu syarat untuk dapat diangkat menjadi advokat oleh PERADI. Sehingga kemudian dapat diambil sumpah oleh Pengadilan Tinggi setempat,” ungkap Warsito Kasim,SH, MH selaku observer dalam ujian tersebut.

BACA  477 Warga Binaan Dapat Remisi, Lima Orang Langsung Bebas

Selanjutnya, peserta yang dinyatakan lulus ujian diwajibkan mengurus segala persyaratan yang ditentukan oleh undang undang Advokat. Nantinya ditindaklanjuti oleh PERADI, dengan melakukan pengangkatan dan permohonan untuk disumpah di Pengadilan Tinggi.

Ujian ini berlangsung dari pukul 10.00 Wita hingga pukul 14.00 Wita di Ball Room TC-DAMHIL Universitas Negeri Gorontalo. (rilis/red/hg)


Komentar