Jumat, 27 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



300 Ton Kembang Api Terbakar, 31 Tewas

Oleh Berita Hargo , dalam Headline , pada Kamis, 22 Desember 2016 | 08:10 WITA Tag: , ,
  


TULTEPEC, Hargo.co.id– Percikan kembang api memenuhi langit San Pablito, Tultepec, Meksiko, Selasa sore (20/12).

Dari kejauhan, pemandangan tersebut sangat indah, bahkan tampak seperti festival kembang api. Namun, sejatinya, pemandangan itu adalah kebakaran yang terjadi di pasar kembang api San Pablito.

Sebanyak 31 orang tewas karena kejadian tersebut. Selain itu, 72 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan 53 orang dinyatakan hilang.

”Sebanyak 26 orang tewas di lokasi kejadian dan lima lainnya dinyatakan meninggal di rumah sakit,” tegas Kepala Kejaksaan Meksiko Milenio Alejandro Gomez. Beberapa anak kecil mengalami luka bakar 90 persen.

BACA  23 Presenter TV Nyanyi Bareng, Ini Penjelasan Pak Doni Monardo

Mereka dibawa ke rumah sakit di Galveston, Texas, Amerika Serikat (AS). Kedua kota itu memang berbatasan. Melalui akun Twitter, Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto mengucapkan belasungkawa untuk seluruh korban dan keluarga.

Kebakaran di pasar kembang api terbesar di Meksiko tersebut terjadi pukul 14.50 waktu setempat. Saat itu pasar tersebut dipenuhi para pembeli.

Penduduk Meksiko memang memiliki tradisi untuk membeli kembang api dalam jumlah besar untuk merayakan Natal dan pergantian tahun. Tiba-tiba terdengar ledakan dan api mulai muncul.

BACA  Amankan Pilkada Serentak, Ini yang Dilakukan Polda Gorontalo

Dengan banyaknya kembang api aneka jenis yang dipajang, tidak dibutuhkan waktu lama untuk membuat seluruh area pasar terbakar. Pihak yang berwenang memperkirakan ada 300 ton kembang api di pasar itu.

Tim pemadam kebakaran membutuhkan 3 jam untuk mengendalikan api. Kepala Badan Layanan Perlindungan Sipil Luis Puente menjelaskan bahwa kru pemadam menunggu seluruh kembang api selesai meledak sebelum memadamkan api.

Ada lebih dari 300 kios di pasar tersebut dan tidak ada satu pun yang selamat. Rumah dan kendaraan di dekat lokasi kejadian ikut rusak parah. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut.

BACA  Sweet Seventeen, 34 Orang Pemilih Pemula Dapat Kado dari KPU

Kebakaran kali ini bukanlah yang pertama di pasar itu. Melainkan kali ketiga dalam kurun waktu satu dekade ini. Pada 2005, ledakan yang memicu kebakaran juga terjadi di pasar kembang api yang sama. Yakni, hanya berselang beberapa hari sebelum perayaan hari kemerdekaan yang jatuh pada tanggal 28 Desember. Setahun kemudian, kebakaran kembali terjadi di lokasi tersebut. (AFP/Reuters/BBC/sha/c16/any/hargo)


Komentar