Kamis, 26 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



34 Jam Tertimpa Reruntuhan, Pria Lansia Ini Selamat dari Gempa Turki

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Dunia , pada Senin, 2 November 2020 | 14:05 WITA Tag: , ,
  Sebuah peristiwa mengharukan terjadi di balik bencana gempa bumi di Turki. Petugas berhasil menyelamatkan nyawa lansia 70 tahun yang tertimbun reruntuhan. (Emrah Gurel, AP)


Hargo.co.id, TURKI – Sebuah peristiwa mengharukan terjadi di balik bencana gempa bumi di Turki. Petugas berhasil menyelamatkan nyawa lansia 70 tahun yang tertimbun reruntuhan.

Petugas penyelamat membebaskan seorang pria berusia 70 tahun dari sebuah bangunan yang runtuh di Turki barat pada hari Minggu (1/11), sekitar 34 jam setelah gempa kuat di Laut Aegea melanda Turki dan Yunani. Gempa itu menewaskan sedikitnya 46 orang dan melukai lebih dari 900 orang.

Dilansir dari JawaPos.com, Minggu (1/11), lansia bernama Ahmet Citim, 70, ditarik dari reruntuhan tak lama setelah tengah malam Minggu. Dan dia dirawat di rumah sakit.

BACA  Bom Bunuh Diri Meledak Dekat Akademi Kepolisian

“Saya tidak pernah kehilangan harapan dan terus berjuang,” tegas Menteri Kesehatan Fahrettin Koca ikut angka bicara terkait peristiwa itu.

Kepresidenan Manajemen Bencana dan Darurat Turki, atau AFAD, mengumumkan jumlah korban tewas di Izmir, kota terbesar ketiga di Turki, menjadi 44 orang. Dua remaja tewas pada Jumat (30/10) di pulau Samos, Yunani dan sedikitnya 19 lainnya terluka.

Gempa Jumat sore (30/10), menurut Kandilli Institute berbasis di Istanbul dengan kekuatan 6,9 skala Richter. Gempa berpusat di Aegean timur laut Samos. AFAD mengatakan gempa itu mencapai kedalaman sekitar 16 kilometer (10 mil).

BACA  Markas Garda Revolusi Iran Dibombardir Jet Tempur Israel

Tsunami kecil juga sempat terjadi akibat gempa di distrik Seferihisar di Izmir. Tsunami menenggelamkan seorang perempuan lanjut usia, dan di pulau Yunani. Guncangan dirasakan di seluruh Turki barat, termasuk di Istanbul, serta ibu kota Yunani, Athena. Ratusan gempa susulan menyusul.

AFAD mengatakan 896 orang terluka di Turki. Tim pencari dan penyelamat terus bekerja di sembilan gedung di Izmir pada hari ketiga.

Turki dilintasi garis patahan dan rawan gempa bumi. Pada 1999, dua gempa kuat menewaskan sekitar 18.000 orang di barat laut Turki. Gempa bumi juga sering terjadi di Yunani.

BACA  Dianggap Berbahaya, 89 Perusahaan Tiongkok Masuk Daftar Hitam AS

Gempa itu terjadi ketika Turki sedang berjuang dengan kemerosotan ekonomi dan pandemi virus Korona. Sejauh ini, lebih dari 10 ribu orang telah meninggal di Turki akibat Covid-19.(nas/mhv/jawapos/hg)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JawaPos.com dengan judul: “34 Jam Tertimpa Reruntuhan, Pria 70 Tahun Selamat dari Gempa Turki“. Pada edisi Ahad, 01 November 2020.

Komentar