Senin, 17 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



371 Warga Miskin di Telaga Biru, Resmi Tempati Rumah Baru

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Rabu, 25 Januari 2017 | 00:10 AM Tag: ,
  

LIMBOTO, Hatgo.co.id – Untuk menekan angka kemiskinan di Kabupaten Gorontalo, pemerintah daerah menargetkan pembangunan rumah layak huni bagi warga kurang mampu sebanyak 1000 untu per tahun, hal ini sebagaimana disampaikan Bupati Gorontalo saat meresmikan pemanfaatan 371 unit rumah layak huni, yang dibangun melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), yang dipusatkan di Desa Dumati, Kecamatan Telaga Biru, Selasa (24/01)

Dalam peresmian yang juga dihadiri Staf Ahli Dirjen Penyediyaan Perumahan Kementrian PU dan Perumahan Rakyat, Dedy Permadi, Bupati Nelson menyampaikan bahwa untuk Kabupaten Gorontalo. berdasarkan data base tahun 2012, jumlah rumah tidak layak huni sebanyak 27.470 rumah, yang tersebar di 19 kecamatan.

Dan sampai dengan tahun 2016, yang sudah ditangani pemerintah pusat melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, sejak tahun 2008 sampai dengan 2016 sebanyak 8.113 rumah, dengan anggaran sebesar Rp. 66. 029.500.000. Sementara untuk sisa rumah tidak layak huni sebanyak 19.357 rumah.

” Sesuai RPJMD tahun 2016-2021, kita menargetkan untuk penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ini sebanyak 1000 unit per tahun, tapi pemerintah daerah melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman yang merupakan OPD baru, berusaha untuk mencapai hingga 2000 unit per tahun. Hal ini sebagai langkah untuk mempercepat penuntasan kemiskinan di Kabupaten Gorontalo, yang saat itu masih berada diangka 21% dari total jumlah penduduk.” Ujar Bupati Nelson

Nelson menambahkan untuk mencapai target itu, diharapkan kepada Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman agar dapat melakukan pendataan ulang bagi keluarga yang kurang mampu. Selain itu menurutnya, menyangkut Perumahan dan Pemukiman ini harus dibuatkan regualasi secara jelas.

Sementara itu menangapi hal ini, Staf Ahli Dirjen Kementrian PU dan Perumahan Rakyat Dedy Permadi menjelaskan Program BSPS ini hanya ditujukan bagi keluarga yang kurang mampu dan tidak memiliki rumah atau masyarakat yang rumahnya sudah rusak atau tidak layak huni.

Oleh sebab itu pemerintah pusat terus berupaya untuk mendorong penyelesaian kekurangan rumah bagi warga miskin dalam pemenuhan rumah layak huni.

” Kriteria penerima bantuan ini Indikatornya sudah jelas, yaitu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) serta dilihat dari kondisi rumah berdasarkan atap, lantai, dan dinding yang sudah rusak dan membutuhkan perbaikan.” Kata Dedy Permadi

Ditempat terpisah, Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Gorontalo, Syamsul Bachruddin menyampaikan bahwa dari 371 KK penerima bantuan ini, tersebar di 12 Desa se Kecamatan Telaga Biru, yang terdiri dari Desa Tuladenggi sebanyak 32 rumah, Talumelito 32 rumah, Dumati 32 rumah, Ulapato A 32 Unit, Pentadio barat 32 rumah, Pentadio Timur 32 Unit, Lupoyo 32 rumah, Dulamayo Utara 31 rumah, Tinelo 32 rumah, Timuato 32 rumah, Tonala 31 rumah serta pantungo 22 rumah.

selain itu Syamsul menjelaskan untuk kedepan, sesuai dengan arahan Bupati, maka pihaknya akan melakukan pendataan kembali terhadap semua warga kurang mampu di seluruh wilayah Kabupaten Gorontalo.

” Sebagai Instansi yang baru dibentuk dan bertanggung jawab dengan program ini, maka kedepan kita akan melakukan pendataan kembali, selain itu akan menyusun regulasi sebagaimana yang diharapkan Bupati.” Ujar Syamsul. (rvg/hargo)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar