Rabu, 21 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



4 Nyawa Melayang karena DBD, Kota Gorontalo Status KLB

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Selasa, 9 Februari 2016 | 21:33 WITA Tag: , , ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – Korban meninggal akibat Demam Berdarah Dengue (DBD) di Gorontalo terus bertambah.

Seorang bocah perempuan usia 4 tahun Citra Ali di Desa Tilote, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo meninggal akibat terserang DBD.

Nyawa Citra tak tertolong setelah sempat dirawat di RS MM Dunda Limboto.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post (grup hargo.co.id), Citra diketahui mengalami demam pada Senin (1/2) pekan lalu. Aleks Ali, sang ayah lantas membawa Citra ke Puskesmas terdekat.

BACA  Berhasil Lobi Bantuan ke Gorontalo, Kinerja Idah Diapresiasi Mitra Kerja

Lantaran kondisi Citra saat itu cukup serius, pihak Puskesmas merujuk perawatan ke Rumah Sakit MM Dunda Limboto.

Beberapa hari setelah menjalani perawatan di rumah sakit, pihak keluarga belum juga mendapat informasi penyakit apa yang diderita Citra. Padahal sudah dilakukan beberapa kali pemeriksaan darah dan urin. Kamis (4/2), kondisi Citra semakin kritis, sehingga pihak rumah sakit memindahkan Citra ke ruang ICU.

BACA  Polda Gorontalo Bentuk Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan

“Saya sangat menyesali, sampai putri saya meninggal, dokter ataupun petugas rumah sakit tidak mengizinkan kami untuk melihat kondisi anak saya,” ungkap Aleks Ali.

BACA  Presiden Tak Ingin Libur Jadi Titik Penyebaran Covid-19

Dengan meninggalnya Citra Ali pada Senin (8/2), maka total korban DBD di Provinsi Gorontalo hingga saat ini mencapai 9 orang, masing-masing di Kota Gorontalo sebanyak 4 orang, Kabupaten Gorontalo 3 orang dan Kabupaten Pohuwato 2 orang.

Laman: 1 2 3


Komentar