Thursday, 29 July 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



40 Persen ASN di Kabupaten Gorontalo Sudah Jalani Vaksin

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Kab. Gorontalo , pada Wednesday, 16 June 2021 | 08:05 AM Tags: , ,
  Ilustrasi

Hargo.co.id, GORONTALO – Sebagai orang yang sering berhadapan dengan Masyarakat, Pencegahan terhadap Covid 19 bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) dinilai sangat penting untuk dilakukan. Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo bahkan disebut sebut akan memberikan punishment kepada ASN yang tidak mau di vaksin. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Roni Sampir Mengklaim, Vaksinasi terhadap ASN di Kabupaten Gorontalo saat ini sudah mencapai angka 40 Persen. Angka tersebut mengalami peningkatan dari sebelumnya yang baru di angka 34 persen. 

“Vaksinasi bagi ASN Di Kabupaten Gorontalo sudah mengalami peningkatan. Kemarin baru 34 persen namun hari ini mengalami peningkatan mencapai 40  persen,” kata Roni Sampir, usai Rapat Koordinasi pelaksanaan pencegahan dan Pengendalian Covid -19, Senin (14/06/2021), di Swiss-Bell Hotel Manado, Sulawesi Utara. 

Sementara untuk sisa 60 persen pegawai yang belum menerima vaksinasi, lanjut Roni Sampir, pihaknya akan terus melakukan berbagai upaya agar angka tersebut terus mengalami kenaikan, diantaranya dengan memberikan edukasi maupun punishment kepada para ASN yang tidak mau di Vaksin. 

“Jumlah tersisa masih 60 persen dan itu masih banyak. Sementara kita tau ASN itu adalah pelayan publik. Ini yang kita khawatirkan ketika yang 60 persen itu belum divaksin maka ini bisa menular kemana-mana,” imbuhnya

“Maka sudah disampaikan pak Bupati dua kata kunci pencegahan covid-19 yakni konsistensi dan ketegasan kepada yang tidak mau divaksin,” tandasnya. 

Roni Sampir mengakui, Sejauh ini masih sering terjadi kendala terkait vaksinasi kepada para ASN tersebut, diantaranya adalah faktor kesehatan beberapa ASN yang tidak atau belum bisa dilakukan vaksinasi. Selain itu, beberapa ASN juga masih termakan isu Hoax bahwa Vaksinasi berbahaya terhadap tubuhnya. 

“Tapi ini tidak terlalu banyak jika dibandingkan dengan yang belum atau tidak mau divaksin. Kami di lapangan sering menemui orang yang tidak mau divaksin sama sekali. Nah, ini juga memang selama terbangun opini karena berbagai hoax. Tapi kita terus berupaya untuk menyakinkan masyarakat bahwa vaksin sangat bermanfaat untuk pencegahan covid -19,” tuturnya.(hiu/adv/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar