Rabu, 23 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



40 Ribu Ketupat Siap Pecahkan Muri 

Oleh Fajriansyach , dalam Gorontalo Headline , pada Rabu, 20 Juni 2018 | 10:30 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Tradisi lebaran ketupat di Gorontalo menjadi salah satu daya tarik wisata. Kali ini dikemas lebih menarik. Akan disiapkan 40.400 ketupat di lokasi pusat perayaan lebaran ketupat di Kampung Jawa, Desa Yosonegoro dan Desa Padengo, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Jumat (22/6) mendatang.

Puluhan ribu ketupat yang disajukan masal itu memecahkan rekor pada Museum Rekor Indonesia (Muri). Berdasarkan jejak digital yang ada, Rekor MURI untuk jumlah ketupat terbanyak sejauh ini dipegang oleh Pemerintah Kota Jakarta Barat yakni sebanyak 30 Ribu Ketupat. Rekor tahun 2012 itu diberikan untuk Jakarta Barat dalam dua kategori yakni sajian ketupat terbanyak dan dekorasi ketupat terbanyak.

BACA  Akses Menuju SDN 12 Tabongo Butuh Perhatian 

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo Nacy Lahay mengatakan, untuk mendukung lebaran ketupat dengan lebih dari 40 ribu buah ketupat, Pemprov Gorontalo menyiapkan 40 stand, setiap stand yang merupakan utusan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Gorontalo menyiapkan minimal 10 ribu ketupat.

“Lokasi stand akan berpusat di seputaran patung ketupat antara Desa Yosonegoro dan Desa Padengo,” kata Kadis Pariwisata Nancy Lahay, Senin (19/6).

BACA  Rusli Habibie Berhasil Selesaikan Sengketa Batas Gorontalo-Sulteng

Kegiatan Gebyar Ketupat ini merupakan rangkaian dari empat iven pariwisata nasional Gorontalo selama bulan Ramadan dan Syawal. Sebelumnya sudah digelar lomba Festival Beduk Ramadan dan Festival Tumbilotohe.

“Insya Allah ada tim dari Museum Rekor Indonesia (MURI) yang akan menilai langsung pemecahan rekor ini. Oleh karena itu, kami sangat berharap kontribusi dari semua OPD pemprov untuk menjamu masyarakat yang berlebaran ketupat nanti,” imbuh Nancy.

BACA  Diresmikan Idah Syahidah, Kantor Baru Radio Suara RH Mulai Dimanfaatkan

Sementara itu, Kepala Desa Yosonegoro Isa Amir Hanafi menuturkan desa yang dipimpinnya akan menyediakan 25 ribu ribu ketupat dengan anggaran kurang lebih Rp 70 juta dari Pemprov Gorontalo.

“Pemecahan rekor Muri ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami, karen ini merupakan tradisi dari etnis Jawa Tondano disini (kampung jawa),” ungkap Isa. Seluruh ketupat tersebut disajikan gratis kepada masyarakat, termasuk wisatawan domestik dan mancanegara. Jumlah ketupat itu, tidak termasuk ketupat yang disajikan setiap keluarga keturunan Jawa Tondano di Gorontalo. (gp/hg)


Komentar