Senin, 30 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



42 WNI Ditangkap Tentara Malaysia dalam Operasi Benteng di Johor

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Dunia , pada Kamis, 30 Juli 2020 | 17:05 WITA Tag: , ,
  42 WNI ditangkap Markas Divisi Ketiga Infantri Malaysia (3 Div) dalam Operasi Benteng di Johor Rabu (29/7). Foto: ANTARA Foto/Ho-Markas Divisi Ketiga Infantri Malaysia (1)


Hargo.co.id, KUALA LUMPUR – Sebanyak 42 WNI (warga negara Indonesia) ditangkap pasukan Markas Divisi Ketiga Infantri Malaysia (3 Div) pada Rabu (29/7).

Seperti yang dilansir JPNN.com, Mereka ditangkap dalam Operasi Benteng di Johor karena memasuki negara tersebut secara tidak resmi atau ilegal.

Markas Divisi Ketiga Infantri Malaysia kepada media, Kamis (30/7), menyebutkan operasi tersebut dilakukan dalam dua kali penangkapan.

Penangkapan dilakukan oleh pasukan yang sedang melaksanakan operasi yaitu Batalion Pertama Rejimen Renjer Diraja (1 RRD) pada Rabu (29/7) jam 05.30 dan 08.20 pagi.

BACA  34 Jam Tertimpa Reruntuhan, Pria Lansia Ini Selamat dari Gempa Turki

Pasukan ini melakukan pemantauan berdasarkan informasi intelijen Bagian Investigasi Kejahatan Polisi Diraja Malaysia (PDRM), Kota Tinggi, Johor, yang memberitahukan terdapat aktivitas kedatangan imigran di antara kawasan Punggai dan Batu Layar.

Pada lebih kurang jam 05.30 pagi, Pos Pemerhati 1 RRD telah melihat sebuah bot telah sandar di sekitar perairan Punggai dan dipercayai sedang menurunkan pekerja ilegal untuk masuk ke Malaysia.

Ketua 1 RRD Mejar Mohd Hafizullah bin Mohd Rashidi memerintahkan Tim Quick Reaction Force (QRF) ke Kampung Gambut, Punggai dan telah menangkap semua pekerja yakni sebanyak 30 orang yang diduga baru masuk ke Malaysia dan empat orang yang diduga mau keluar dari Malaysia.

BACA  Tak Mengakui Hasil Pilpres AS, Biden Sampaikan Pernyataan Keras kepada Trump

Setelah pencarian dan penggeledahan dilaksanakan di sekitar kawasan Punggai mereka telah menemukan dan menangkap delapan orang sekitar jam 08.20 pagi.

Semua pendatang berusia antara 23 hingga 40 tahun melibatkan 32 lelaki dan sembilan wanita dan seorang anak perempuan.

Semua nilai rampasan sebanyak RM17.824 ( Rp61 juta) termasuk 33 buah ponsel dan uang tunai RM3.202 ( Rp10,9 juta).

BACA  Diego Maradona Wafat, Warga Argentina Merasa Kehilangan

Mereka kemudian diserahkan ke Kantor Polisi Bayu Damai untuk tindakan lebih lanjut sebelum menjalani tes COVID-19.

Sementara itu Koordinator Fungsi Pensosbud KJRI Johor Bahru Anang Fauzi Firdaus ketika dihubungi mengatakan KJRI telah memperoleh informasi informal mengenai kejadian tersebut dan akan berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk tindak lanjut yang akan diambil. (antara/jpnn/hg)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com, dengan judul: “42 WNI Ditangkap Tentara Malaysia, Lihat Fotonya, Ya Ampun“. Pada edisi Kamis, 30 Juli 2020.

Komentar