Senin, 1 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



428 Orang Napi Dapat Remisi, Ini Datanya

Oleh Jamal De Marshall , dalam Metropolis , pada Kamis, 16 Agustus 2018 | 18:30 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Selain hari raya keagamaan, Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) turut menjadi kado spesial bagi para narapidana di lembaga pemasyarakatan (lapas) se-Gorontalo. Bertepatan HUT Kemerdekaan ke-73 RI, sebanyak 428 napi mendapat remisi atau pengurangan masa tahanan. Dari jumlah tersebut 14 di antaranya dinyatakan bebas setelah mendapat remisi.

428 napi tersebut tersebar di empat Lapas. Yakni Lapas Gorontalo, Lapas Boalemo, Lapas Pohuwato serta Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Gorontalo.

BACA  Tak Diberi Uang Oleh Istri, Suami Nekat Curi Sepeda Motor

Kepala Sub Bidang Registrasi dan Infomasi, Komunikasi Menkumham Gorontalo Gatot Heri Prasetyo mengatakan, pemberian remisi bagi 428 napi ini merupakan usulan dari masing-masing lapas. Selanjutnya disampaikan dan disetujui oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkumham).

“Para narapidana yang akan menerima remisi ini akan disampaikan pada upacara HUT 17 Agustus nanti,” kata Gatot Heri Prasetyo saat diwawancarai, Rabu (15/8).

BACA  Operasi Rutin Polsek Randangan Sita Puluhan Botol Miras

Gatot Heri mengatakan, napi yang dinyatakan langsung bebas dikarenakan lama pemberian remisi melampaui sisa masa tahanan. Atau dengan dengan kata lain, sisa masa tahanan lebih atau sama dengan lamanya pemberian remisi.

“Jadi kalau dikurangkan, mereka langsung bebas. Jadi jangan di salah artikan seolah-olah ada pemberian remisi bebas,” ujarnya

Adapun napi Korupsi yang mendapat remisi pada HUT tahun ini tercatat sebanyak 14 orang. 8 napi berasal dari Lapas Gorontalo, 2 napi dari Lapas Boalemo, dan 4 napi dari Lapas Pohuwato.

BACA  Merespon Keresahan Masyarakat, Polda Gorontalo Akan Berantas Aksi Premanisme

“Mereka masing-masing diberikan remisi selama 3 bulan, 4 bulan dan 5 bulan,” terang Gatot.

Meski begitu, angka tersebut masih bersifat sementara. Sebab, untuk pastinya kata Gatot, pihaknya masih pemberitahuan dari Kemenkumham.

“Lebih pastinya nanti pada saat upacara,” ujarnya.(tr-60/gp/hg)


Komentar