Sabtu, 16 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



50 Tahun Rajut Hubungan, Indonesia-Singapura Sepakat Tingkatkan Kerja Sama

Oleh Fajriansyach , dalam Kabar Dunia , pada Selasa, 15 November 2016 | 08:08 WITA Tag: , , , ,
  


Hargo.co.id SEMARANG–Pemerintah Indonesia dan Singapura sepakat meningkatkan kerja sama kedua negara di bidang ekonomi. Kesepakatan tersebut tercapai usai pertemuan bilateral antara Presiden Joko Widodo dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong di Wisma Perdamaian, Semarang, Jawa Tengah, Senin (14/11).

“Merupakan kehormatan bagi saya untuk menerima Yang Mulia dan rombongan di Semarang. PM Lee dan saya baru saja melakukan pertemuan bilateral. Pertemuan berlangsung produktif dan terbuka. Dalam pertemuan kita sepakat untuk terus meningkatkan kerja sama ekonomi,” ujar pria yang akrab disapa Jokowi itu.

BACA  Diblokir Facebook, Twitter dkk, Donald Trump Murka

Di tengah lesunya perekonomian dunia saat ini, Singapura sebagai mitra utama Indonesia dalam bidang perdagangan tercatat masih menunjukkan peningkatan investasinya di Indonesia.

BACA  Serbu Gedung Kongres, 52 Pendukung Donald Trump Ditangkap

Sejak Januari hingga September 2016 lalu misalnya, investasi yang dikucurkan pemerintah Singapura di Indonesia mencapai USD 7,1 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 44 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Dalam pernyataannya, Jokowi menyinggung soal kerja sama investasi kedua negara yang dilakukan di Kendal Industrial Park. Presiden menilai bentuk kerja sama tersebut adalah icon baru dari hubungan bilateral kedua negara yang akan semakin ditingkatkan ke depannya.

BACA  Ogah Lengser, Trump Ngotot Tekan Pejabat Georgia Batalkan Hasil Pemilu

Jokowi juga menunjukkan komitmennya kepada pemerintah Singapura dalam pertemuan bilateral yang berlangsung sekitar kurang lebih satu jam tersebut.

Kepada Perdana Menteri Singapura, dia menyampaikan komitmennya untuk menjadikan Indonesia sebagai negara tujuan investasi yang lebih kompetitif.(Hg)


Komentar