Selasa, 26 Mei 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



500 Liter Cap Tikus Disita di Perbatasan, Modusnya Dicampur dengan Sayur

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Headline Metropolis , pada Minggu, 17 Mei 2020 Tag: , ,
  Ratusan liter Cap Tikus ditimbun sayur guna mengelabui petugas di perbatasan Gorontalo-Sulut. Namun, modus ini gagal karena kejelian petugas. (Foto Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Tim Gabungan TNI-Polri, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan dan Satpol PP yang bertugas di Pos Perbatasan Bone Bolango Gorontalo dengan Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara, Ahad (17/05/2020) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan minuman keras (Miras) jenis Cap Tikus.

Upaya penyelundupan Capt Tikus itu, pertama kali terbongkar saat personel gabungan sedang melaksanakan pengamanan perbatasan dengan memeriksa seluruh kenderaan yang melintas di Pos Check Point Bone, Jalan Trans Sulawesi jalur Pantai Selatan, tepatnya di Desa Moodulio, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Gorontalo, Kombes Pol Rantau Isnur Eka S.I.K MM, melalui Bripka Martin Launda, salah satu Personil Brimob yang bertugas Di Posko Gugus Tugas Perbatasan menjelaskan, miras cap tikus itu diangkut dengan mobil pick-up, dan ditutupi dengan sayur untuk mengelabui petugas di perbatasan.

Personel Kepolisian, TNI, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan dan Satpol PP berhasil menggagalkan upaya penyelundupan miras jenis cap tikus di perbatasan Gorontalo-Sulut lewat pesisir selatan. (Foto Istimewa)
Personel Kepolisian, TNI, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan dan Satpol PP berhasil menggagalkan upaya penyelundupan miras jenis cap tikus di perbatasan Gorontalo-Sulut lewat pesisir selatan. (Foto Istimewa)

“Saat kami sedang melaksanakan pengamanan, kami melakukan pemeriksaan terhadap kenderaan yang melintas. Namun saat memeriksa sebuah mobil yang mengangkut sayur, kami malah menemukan 500 liter Cap Tikus yang diisi dalam 10 karung lalu ditimbun dengan sayuran,” jelas Bripka Martin Launda.

Personel Brimob itu juga menerangkan, saat dicek, setiap karung terisi 50 liter cap tikus, sehingga jika total jumlah keseluruhan mencapai 500 liter.

Selanjutnya Cap Tikus, 1 unit mobil pick-up dan 2 orang warga yang membawa miras tersebut, langsung diamankan ke Posko Gugus Tugas untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut keterangan 2 warga yang masing-masing berinisial S.M dan AD, cap tikus tersebut berasal dari Desa Poopo Kabupaten Bolmong, Sulawesi Utara, yang rencananya akan di bawa dan diedarkan di wilayah Kota Gorontalo. (zul/hg)

Mantap
Suka
Senang
Kaget
Sedih
Marah

Komentar