Rabu, 6 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



7 Pelatih Fenomenal di Sepak Bola Sepanjang 2017

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Sportivo , pada Kamis, 28 Desember 2017 | 23:25 Tag:
  

Hargo.co.id – Sepak bola bukan urusan pemain, klub, dan timnas saja. Tanpa kehadiran sosok pelatih, sepak bola tak akan hidup. Pelatih ibarat konduktor dalam sebuah pertunjukkan musik. Dialah yang menentukan seperti apa irama dan ritme permainan sebuah klub maupun timnas.

Sepanjang 2017 ini cukup banyak pelatih yang layak disebut fenomenal. Tak hanya dibuktikan dengan gelar yang diraih, melainkan terlihat dari permainan tim. Tanpa kepiawaiannya dalam meramu strategi, tim yang dimaksud tak akan bisa menunjukkan performa gemilang.

Contoh paling sahih adalah Josep Guardiola. Dia terbilang fenomenal. Bagaimana tidak, usai gagal membawa Manchester City juara Premier League pada musim lalu, pada awal 2017-2018, Pep – sapaan akrabnya, mampu menyulap Man City menjadi sangat mengerikan. Dari 20 laga di Premier League, Man City dibawanya tak terkalahkan dengan meraih 19 kemenangan dan sekali seri.

Bahkan, 18 kemenangan diraih secara beruntun hingga Kamis (28/12) dini hari WIB. Ini menjadi rekor kemenangan beruntun terbanyak dalam sejarah Liga Inggris. Jelas, itu menggambarkan fenomenalnya sosok Guardiola. JawaPos.commerangkum ada 7 pelatih yang terbilang gemilang pada 2017. Selain Guardiola, siapa saja mereka. Berikut pembahasannya.

Zinedine Zidane (Real Madrid)

Zidane membawa Madrid meraih 5 gelar sepanjang 2017

Zidane membawa Madrid meraih 5 gelar sepanjang 2017 (AFP)

Tahun 2017 menjadi milik Zinedine Zidane. Bagaimana tidak, pelatih Real Madrid itu berhasil membawa Cristiano Ronaldo cs meraih 5 gelar dalam satu tahun kalender. Gelar yang diraih adalah Divisi Primera La Liga, Liga Champions, Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa, dan terakhir FIFA Club World Cup.

Lima gelar sepanjang satu tahun kalender merupakan pertama kali bagi Madrid. Itu berarti, Zidane adalah pelatih pertama Madrid yang berhasil mendobrak sejarah klub.

Zidane juga menjadi pelatih pertama di era Liga Champions yang berhasil membawa satu tim meraih gelar juara secara back to back. Dia juga mengikuti jejak legenda pelatih Madrid, Jose Villalonga yang juara Liga Champions dua kali beruntun sebagai pelatih.

Josep Guardiola (Manchester City)

Guardiola membawa Man City tak terkalahkan dalam 20 laga Premier League

Guardiola membawa Man City tak terkalahkan dalam 20 laga Premier League (AFP)

Kegagalan menjadi cambuk untuk meraih sukses selanjutnya. ujar-ujar tersebut dipahami oleh Josep Guardiola, manajer Manchester City. Usai gagal membawa Man City juara Premier League 2016-2017, Guardiola bekerja keras agar filosofi permainannya bisa berjalan baik pada awal musim 2017-2018.

Tak sia-sia kerja keras Pep – sapaan akrabnya. Man City dibawanya tak terkalahkan dalam 20 laga Premier League sampai saat ini. Sergio Aguero cs meraih 19 kemenangan dan sekali seri. Bahkan, Man City mengukir rekor di Liga Inggris yakni kemenangan beruntun terbanyak yakni 18 laga.

Massimiliano Allegri (Juventus)

Massimiliano Allegri meraih gelar ganda bersama Juventus pada akhir musim 2016-2017

Massimiliano Allegri meraih gelar ganda bersama Juventus pada akhir musim 2016-2017 (AFP)

Juventus gemilang pada 2017 tak lepas dari tangan dingin pelatih Massimiliano Allegri. Bersama Juventus, dia berhasil juara Serie-A tiga kali secara beruntun. Selain itu, juga meraih Coppa Italia tiga kali beruntun alias hat-trick gelar ganda.

Tak hanya itu, Juventus juga dibawanya menapaki final Liga Champions 2016-2017. Hanya saja, mereka dikalahkan Real Madrid dalam laga seru partai puncak di Cardiff. Meski begitu, Allegri tetap fenomenal lantaran awalnya Juventus tak diunggulkan bisa mencapai final. Dalam perjalanan, salah satunya menyingkirkan Barcelona.

Leonardo Jardim (AS Monaco)

Jardim membawa AS Monaco juara Ligue 1 2016-2017

Jardim membawa AS Monaco juara Ligue 1 2016-2017 (ARYSports)

AS Monaco menjadi buah bibir pada 2017 lantaran mampu menjuarai Ligue 1 2016-2017. Padahal, secara materi pemain, mereka kalah kelas dari Paris Saint-Germain yang bertabur bintang. Namun, Jardim berhasil menyatukan skuad muda Monaco menjadi kekuatan luar biasa.

Selain juara Ligue 1, Jardim juga mengantarkan Monaco menembus semifinal Liga Champions 2016-2017. Meski disingkirkan Juventus, Jardim tetap fenomenal. Monaco mampu dibawanya mementahkan prediksi publik.

Heimir Hallgrimsson (Timnas Islandia)

Hallgrimsson merupakan aktor utama Islandia lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya

Hallgrimsson merupakan aktor utama Islandia lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya (Ruv.is)

Islandia membuat sejarah penting yakni lolos ke Piala Dunia untuk pertama kali. Bahkan, mereka melakukannya secara luar biasa yakni dengan lolos langsung alias menjadi juara grup di Pra-Piala Dunia 2018 zona UEFA. Mereka mampu memenangi persaingan dengan Kroasia, Ukraina, Turki, Finlandia, dan Kosovo.

Keberhasilan Islandia tak lepas dari sosok pelatih Heimir Hallgrimsson. Dia mampu membuktikan kapasitasnya meski tak lagi berduet dengan Lars Lagerback. Seperti diketahui, duet Hallgrimsson-Lagerback menggebrak dunia sepak bola dengan meloloskan Islandia untuk pertama kali ke turnamen Euro pada 2016 silam.

Di tangan Hallgrimsson, Islandia tetap menjadi tim yang menakutkan. Filosofi permainan yang mengadopsi gaya Inggris dan dipadukan semangat pantang menyerah, membuat Islandia menjadi kekuatan menakutkan dari dunia kedua di sepak bola.

Antonio Conte (Chelsea)

Conte langsung juara pada musim pertama bersama Chelsea

Conte langsung juara pada musim pertama bersama Chelsea (ESPN)

Veni, vidi, vici. Itu yang dilakukan Antonio Conte bersama Chelsea. Pada musim pertamanya menukangi Chelsea, dia langsung memberikan gelar juara Premier League pada 2016-2017. Dia berhasil mengikuti jejak Roberto Mancini dan Carlo Ancelotti sebagai juru racik asal Italia yang pernah juara di Inggris.

Conte juga menjadi manajer pertama dalam sejarah Liga Inggris yang berhasil meraih penghargaan Manager of the Month tiga kali secara beruntun. Ini indikasi bahwa Conte langsung bisa menaklukkan kerasnya Premier League meski baru pertama kali berkarier di Inggris sebagai manajer.

Senol Gunes (Besiktas)

Senol Gunes membawa Besiktas cetak sejarah di Liga Champions

Senol Gunes membawa Besiktas cetak sejarah di Liga Champions (Sporize.com)

Senol Gunes layak masuk pelatih fenomenal sepanjang 2017. Juru racik asli Turki tersebut berhasil mengibarkan panji Besiktas. Dia membawa Besiktas juara Liga Super Turki 2016-2017. Ini menjadi gelar kedua yang dia berikan setelah musim 2015-2016 atau dua kali beruntun.

Di Liga Champions 2017-2018, Gunes berhasil membawa Besiktas melaju ke babak 16-besar dengan status juara grup. Besiktas untuk pertama kali dalam sejarah berhasil lolos dari fase grup di era Liga Champions. Di babak 16-besar, Besiktas akan menghadapi Bayern Muenchen.

(epr/JPC)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar