Jumat, 25 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



7 Rumah di Leato Rusak, Diterjang Ombak 5 Meter

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Sabtu, 20 Agustus 2016 | 13:13 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – Warga yang tinggal di kawasan pesisir pantai Leato Utara, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo nampaknya harus menigkatkan kewaspadaanya dengan kondisi cuaca yang ekstrim saat ini. Pasalnya, di kawasan tersebut sebanyak tujuh unit rumah rusak akibat diterjang ombak setinggi 5 meter, Jumat 19/8.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, insiden yang menimpa warga di pantai Leato Utara, Kecamatan Dumbo Raya itu terjadi sekira pukul 03.00 Wita.

Suwirna Mohammad salah seorang warga setempat yang rumahnya ikut hancur terkena terjangan ombak kepada awak koran ini mengatakan, cuaca buruk yakni angin kencang disertai ombak besar yang terjadi pada malam hari sudah terjadi selama tiga hari terakhir.

BACA  Kinerjanya Ditafsirkan Rendah, Ini Penjelasan Pemprov Gorontalo

Namun, yang paling parah dikatakan Suwirna Mohamad pada pukul 03.00 dinihari terjangan ombak yang besar menerjang 7 rumah hingga rusak berat. Beberapa warga yang rumahnya rusak, lanjut Suwirna, hanya bisa pasrah dan berusaha mengambil barang-barang yang tersisa dari terjangan ombak.

BACA  Ini Yang Dilakukan Pemprov Gorontalo Hadapi PPKM Mikro

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini melainkan hanya kerugian materil saja akibat fisik rumah kami yang rusak,”kata Suwirna.

Dia juga mengakui bahwa hingga saat ini masyarakat yang menjadi korban masih merasakan trauma dan ketakutan jika malam tiba di karenakan adanya hantaman ombak begitu besar yang mecapai 5 meter.

Menurutnya, penyebab kerusakan yang terjadi karena ombak tersebut karena tidak adanya tanggul yang menghalangi ombat menerjang rumah-rumah warga yang tinggal di kawasan pesisir.

BACA  Capai 39.16 Persen, Realisasi Belanja APBD Provinsi Gorontalo Tertinggi se Indonesia

“Sepanjang pesisir pantai Leato tersebut tidak ada tanggul pemecah ombak. Sehingga ombak dengan mudah menerjang hingga merusak rumah warga,”ucap Suwirna.

Untuk itu ibu dua anak ini berharap agar pemerintah dapat memperhatikan kondisi masyarakat di pesisir untuk dibuatkan tanggul pemecah ombak. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya korban jiwa. Sebab sudah lama warga Leato Utara yang tinggal di pesisir pantai menjadi korban akibat terjangan ombak.(tr-49/hargo)


Komentar