Tuesday, 28 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



ABH di Gorontalo Jalani Vaksinasi Yang Digelar IPWL Ummu Syahidah

Oleh Admin Hargo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Thursday, 26 August 2021 | 02:05 AM Tags: , , , ,
  Idah Syahidah selaku Ketua Yayasan IPWL Ummu Syahidah saat mendampingi anak-anak yang bermasalah dengan hukum menjalani vaksinasi di Bele Limbui, Rabu (25/08/2021). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Anak yang sudah berusia 12 sampai dengan 18 tahun, yang merupakan Anak Bermasalah dengan Hukum (ABH) di Provinsi Gorontalo, menjalani vaksinasi Covid-19, yang digelar oleh pihak Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Ummu Syahidah, Rabu (25/08/2021).

“Ini untuk menekan angka penularan Covid-19 di Provinsi Gorontalo. Saya menyarankan untuk semua yang terlibat di Ummu Syahidah harus sudah divaksinasi termasuk anak-anak ini. Kebetulan dari 13 orang anak ini sudah berusia 17 sampai 18 tahun, dan sudah bisa di vaksin,”ungkap Ketua Yayasan, Idah Syahidah saat mendampingi anak-anak menjalani vaksinasi di gedung Bele Limbui, yang digagas oleh Dinas Kesehatan provinsi Gorontalo, Rabu (25/08/2021).

Idah Syahidah juga menambahkan, anak-anak yang bermasalah dengan hukum ini memang dititipkan oleh penyidik dan pengadilan ke tempat rehabilitasi. Kebetulan IPWL Ummu Syahidah adalah sebuah yayasan yang  dikhususkan untuk merehabilitasi kenakalan remaja. IPWL memiliki fasilitas kamar tidur dan beberapa orang pengajar yang bisa membimbing dan memberikan pelatihan untuk anak-anak tersebut.

“keberadaan institusi ini Insya Allah mampu memberikan dampak yang positif untuk kemajuan anak bangsa. Diharapkan lewat lembaga ini akan lahir anak-anak yang sehat, mandiri serta cerdas. Saya katakana juga pada mereka semua jangan takut di vaksin. Vaksin bisa mencegah kita dari penularan Covid-19,”tambah Idah Syahidah.

Seperti pelaksanaan vaksin pada umumnya, semua peserta harus menjalani pengecekan riwayat kesehatan. Selain itu kondisi fisik juga tidak luput untuk dicek, seperti di antaranya tekanan darah, denyut jantung dan riwayat alergi.(*)

Penulis: Zulkifli Polimengo
(Visited 13 times, 1 visits today)

Komentar