Kamis, 13 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Abrasi Hantam Sungai di Randangan

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Jumat, 29 Juli 2016 | 15:17 WITA Tag:
  


Hargo.co.id RANDANGAN – Fenomena alam seperti abrasi menjadi ancaman bagi warga dan lahan pertaniannya yang berada dibantaran sungai. Betapa tidak debit air sungai begitu besar mengakibatkan pengikisan tanah yang ada disekitar badan sungai.

Hal ini dapat dilihat di Desa Ayula Kecamatan Randangan kemarin (28/7) yang mana abrasi hantam sungai di desa tersebut. Berdasarkan pantauan Gorontalo Post (group Hargo), kondisi air sungai mulai mengikis tanah yang berada di sekitaran badan sungai, sehingga tanaman maupun pepohonan yang ada disekitar terbawa arus sungai.

BACA  Kominfo Gorontalo Terima Kunjungan Humas Pemprov Papua

Pengikisan secara terus menerus akan berimplikasi terhadap berkurangnya luasan lahan pertanian yang ada di bantaran sungai. Selain itu, daerah aliran sungai semakin melebar.

Apalagi sungai terbesar di Kecamatan Randangan itu belum dilengkapi dengan bronjong untuk menghalangi terjadnya erosi sungai. Warga berharap agar sepanjang badan sungai bisa disertakan dengan bronjong khsusnya yang berada di kawasan pemukiman penduduk.

BACA  Gubernur Gorontalo Bersama Jajaran Ikuti Rakor di Kantor KPK RI

Slamet salah seorang warga yang sempat berbincang – bincang dengan Gorontalo Post mengakui jika kerusakan lahan pertanian akibat abrasi sungai, sehingga tanaman menjadi rusak serta lahan mereka semkain berkurang.

BACA  TP PKK Gorontalo Gandeng Dikes Bantu Salurkan Vaksinasi ke Masyarakat

“Kalau ada bronjong pasti lahan kami akan terlindungi, tidak terjadi lagi abrasi sungai yang notabenenya merusak lahan – lahan penduduk, apalagi dimusim penghujan pasti akan membawa petaka bagi warga yang tinggal dibantaran sungai, sehingga sebagai masyarakat kami berharap persoalan ini bisa ditindak lanjuti oleh Pemerintah daerah terutama balai sungai,” terangnya. (tr-30/hargo)


Komentar