Minggu, 29 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ada Penimbunan Minyak Tanah ?

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Sabtu, 24 Juni 2017 | 15:40 WITA Tag: ,
  


SUWAWA, hargo.co.id – Kebutuhan minyak tanah dalam rangka perayaan tradisi Tumbilotohe atau malam pasang lampu meningkat drastis. Tak terkecuali pula di wilayah Bone Bolango (Bonbol).

Namun sebagian masyarakat mengeluhkan jika mereka sulit mendapatkan minyak tanah. Mereka pun menduga jika terindikasi ada kesengajaan penimbunan minyak tanah.

BACA  Akibat Arus Pendek, Satu Unit Rumah di Pohuwato Jadi Arang

Seperti yang disampaikan Anton Katili, warga Desa Bube, Suwawa. Menurutnya, belakangan ini, terutama sebelum pelaksanaan tumbilotohe, minyak tanah sulit di dapatkan. Adapun jika minyak tanah tersedia, harganya pun lebih mahal. Dia bersama warga sekitar menduga ada penimbunan minyak tanah,

“Susah carinya. Ada di kampung sebelah, harganya jadi Rp 25 Ribu per liter. Ini apa-apaan yang bagini ini?,” ungkap Anton.

BACA  Disuplai dari Ternate, Pemasok Merkuri ke Gorontalo Diciduk

Menanggapi isu tersebut, Kapolres Bonbol AKBP Robin Lumban Raja melalui Kasat Reskrim, AKP Rudi Hartno menyatakan, isu penimbunan minyak tanah itu belum bisa dipastikan. Namun karena keresahan warga, pihaknya akan melakukan pemantauan, terutama di sejumlah pangkalan minyak tanah hingga ke tingkat pengecer.

BACA  Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Petinggi Jamaah Islamiyah di Lebak

Apalagi moment penyelenggaraan tradisi tumbilotohe, minyak tanah sangat dibutuhkan warga. “Kita akan cek dulu, jangan sampai ada permainan. Kalau ada permainan atau penimbunan, pasti akan kita tindak,” kata Rudi.(tr-54/hargo)


Komentar