Selasa, 11 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Adat adalah Jati Diri Bangsa yang Berbudaya

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial Kab. Gorontalo , pada Selasa, 13 April 2021 | 14:05 WITA Tag:
  Pengukuhan lembaga adat "Oduluwo Tou Limo Lo Pohala'a" Kabupaten Gorontalo Periode 2021 - 2024, Senin (12/4/2021). (Foto: Sucipto Mokodompis/HARGO)


Hargo.co.id, GORONTALO – Bagi Masyarakat Gorontalo, adat memang tak bisa lepas dari keidupannya sehari –hari. Tak hanya berjalan beriringan dengan agama, Adat juga menjadi pegangan bagi pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengatakan, Adat merupakan kekayaan daerah yang harus di jaga dan dilestarikan hingga kemudian diwariskan sampai ke anak cucu. Dibangunnya taman budaya didepan mesjid Agung Baiturrahman Limboto yang juga berhadapan dengan kantor Bupati, merupakan simbol dari adat bersendikan Syara’, Syara’ bersedikan kitabullah.

BACA  Pejabat Kabinda Gorontalo Yang Baru Dan Lama Temui Wagub Gorontalo

“Adat juga merupakan jati diri kita sebagai bangsa yang berbudaya. Hal ini juga sejalan dengan tujuan pembentukan provinsi Gorontalo ketika lepas dari pemerintahan Sulawesi Utara,” kata Nelson Pomalingo saat menghadiri kegiatan Pengukuhan lembaga adat “Oduluwo Tou Limo Lo Pohala’a” Kabupaten Gorontalo Periode 2021 – 2024 di aula Yiladia Lo Rumah Dinas Bupati Gorontalo, Senin, (12/04/2021).

Lembaga adat, kata Nelson Pomalingo merupakan lembaga yang didalamnya terdapat orang orang yang dipercaya rakyat sehingga perananan lembaga adat sangat penting untuk membantu pemerintah dalam membangun daerah, khususnya dalam peningkatan kesejahteraan rakyat.

BACA  Terkait Pasar Senggol di Kabgor, Bupati Tunggu Surat Gubernur

“Melihat kontribusi Lembaga adat yang cukup besar, maka diharapkan lembaga adat ini tidak saja sampai ke kecamatan, tapi juga bisa bisa mengakomodir sampai ke tingkat desa, sehingga semuanya bisa diperbaharui,” kata Nelson Pomalingo. Pihaknya, Sangat mendukung hal apapun yang bertujuan untuk menjaga dan melestarikan adat Gorontalo.

BACA  Wujudkan KLA 2021, Pemda Kabgor Gandeng Kejari dan Polres 

Diakhir penyampaiannya, Nelson Pomalingo meminta kepada seluruh pengurus, agar jangan sampai membawa lembaga adat ini ke ranah politik dan fokus mengurus kelembagaan adat yang ada di daerah, khususnya di Kabupaten Gorontalo.

” Sehingga lembaga ini tidak dicampur baurkan dengan politik. Tapi untuk bagaimana memberikan andil bagi kemajuan daerah ini, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat kita bersama,” pungkasnya.(hiu/adv/hargo)


Komentar