Selasa, 13 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Aduh, Tomat Naik Lagi

Oleh Berita Hargo , dalam Ekonomi , pada Jumat, 21 Juli 2017 | 14:00 WITA Tag: ,
  


 

Hargo.co.id GORONTALO – Meski kebutuhan akan komoditi tomat di Gorontalo sudah dibantu dengan pasokan dari luar daerah, namun tetap saja belum bisa mengakomodir kebutuhan tomat di daerah. Akibat belum bisa memenuhi banyaknya permintaan, harganya kian melambung.

Pantauan Gorontalo Post di pasar rakyat Limboto, kemarin, Kamis (20/7), harga tomat kembali naik menjadi Rp 30 Ribu per Kg.

BACA  Kepiting Bakau Gorontalo Tembus Pasar Singapura

Padahal sepekan sebelumnya, harga tomat sempat turun menjadi Rp 20 Ribu per Kg mengingat serbuan dari beberapa wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng).

Namun, permintaan masyarakat akan tomat belum turun, sementara stok yang ada, diakui sejumlah pedagang, masih sangat kurang.

Menurut Umar Pou, salah seorang pedagang barito (bawang, rica, tomat), harga tomat kembali naik karena pasokan yang sebelumnya lancar semakin berkurang.

BACA  UMKM Sulit Dapat Modal, OJK: Itu Hanya Persoalan Komunikasi

Sementara stok awal pekan lalu, selain sudah banyak terjual, sisanya semakin merah dan sebagian sudah mulai membusuk. “Jadi, yang sekarang adalah sisa-sisa dari stok lalu. Sekarang belum ada tambahan,” kata Umar.

BACA  Ketika Pedagang Nasi Kuning Ganti Menu Saat Ramadan

Hal senada juga diungkapkan Iyam, pedagang barito lainnya. Menurutnya, hingga kini pasokan tomat dari petani lokal masih sangat kurang. Yang ada, hanyalah jenis tomat belimbing.

“Biasanya, orang-orang suka tomat apel. Karena ukurannya agak besar-besar,” katanya. Saat ini, tomat miliknya bisa diecer paling murah Rp 10 Ribu per 3 ons.(axl/hargo)

 


Komentar