Rabu, 10 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Advokat Wajib Taati Kode Etik

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Senin, 13 Februari 2017 | 22:44 Tag: ,
  

KOTA,Hargo.co.id – Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Gorontalo terus gencar menjaring advokat muda dan handal di wilayah Serambi Madina ini.

Diawal tahun ini, Peradi Gorontalo yang berada di bawah naungan pimpinan Fauzi Hasibuan melaksanakan Ujian Profesi Advokat (UPA) kepada 33 calon advokat yang berlangsung di Ballroom Hotel Damhil, Kota Gorontalo Sabtu (11/2).

Hadir pula pada UPA itu yakni Alemina Taringan,SH.MH.CLA sebagai pengamat ujian dari Dewan Pimpinan Nasional Peradi.

Alemina Taringan mengaku semangat dan motivasi masyarakat Gorontalo untuk menjadi advokat begitu tinggi. Ini terbukti dalam beberapa waktu terakhir ini ketika Peradi Gorontalo dibentuk, banyak yang mulai mengikuti UPA.

“Jadi UPA ini dilaksanakan di seluruh Indonesia. Ada 5.058 peserta UPA, Gorontalo sendiri ada 33 calon advokat. Ini membuktikan bahwa antusias dari calon advokat di Gorontalo begitu tinggi. Mudah-mudahan di Gorontalo bisa ikut juga untuk gelombang kedua,”tutur Alemina.

Ditempat yang sama, ketua Peradi Gorontalo Dr. Duke Arie Widagdo,SH.MH mengungkapkan pengetahuan hukum di Gorontalo semakin maju. Sehingga banyak calon dan advokat baru hadir di Gorontalo. Jika dulunya didominasi oleh orang-orang itu saja, kini masyarakat dalam meminta bantuan hukum sudah banyak pilihan.

“Dulu Gorontalo tak memiliki DPC Peradi atau organisasi advokat yang lain. Kini sudah ada semuanya, sehingga kita berupaya untuk regenerasi itu lebih cepat. Nah, tentunya saya harap dengan advokat yang baru yang ada di Gorontalo. Maka mereka harus mengatualisasikan ilmunya kepada masyarakat, dan dalam memberikan bantuan hukum harus dibarengi dengan kode etik,” tegas Arie Duke.

Kini untuk Peradi Gorontalo pimpinan Fauzi Hasibuan sudah beranggota lebih dari 40 advokat yang lebih banyak merupakan wajah baru di dunia advokat Gorontalo. (ndi/hargo)

(Visited 5 times, 1 visits today)

Komentar