Sabtu, 22 Februari 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Air Kelapa Campur Jambu Biji Berkhasiat untuk Penderita Diabetes

Oleh Mufakris Goma , dalam Serba-serbi , pada Senin, 13 Januari 2020 Tag:
  

Hargo.co.id – Penderita diabetes harus memperhatikan pola makan, jenis makan, dan jam makan yang tepat. Tujuannya agar gula darah tetap stabil. Diabetes terjadi ketika pankreas tidak dapat memproduksi insulin yang cukup. Hal ini dapat menyebabkan kenaikan kadar gula darah. Kelapa dan jambu biji bisa membantu menstabilkan kadar gula darah.

Diabetes memiliki risiko penyakit lain, termasuk masalah kardiovaskular dan gagal ginjal. Selain dibantu obat dokter, asupan alami juga boleh dikonsumsi setelah berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Dilansir dari NDTV, Senin (13/1), air kelapa adalah minuman yang segar dan banyak manfaat. Air kelapa juga dapat membantu dalam mengelola diabetes.

Air kelapa dianggap bagus untuk orang yang berurusan dengan gula darah tinggi. Sebab kandungan elektrolitnya yang tinggi yang mendukung keseimbangan PH tubuh dan meningkatkan fungsi metabolisme. Air kelapa secara alami manis dan punya serat serta protein dalam jumlah yang baik. Air kelapa rendah kalori, bebas kolesterol, dan menghidrasi.

Jambu biji yang dicampur dengan air kelapa memiliki khasiat untuk penderita diabetes (Alejandro Photography/NDTV)

Sedangkan jambu biji memiliki indeks glikemik rendah (GI), baik untuk diet diabetes. Buah ini dicerna secara bertahap, yang menghindari lonjakan gula darah. Buah jambu biji rendah kalori dan natrium, dan kaya serat serta kalium. Sehingga, membuatnya sempurna untuk mengatur gula darah yang tinggi.

Dalam laman Healthline disebutkan dalam sebuah penelitian pada hewan telah menunjukkan perbaikan dalam kontrol gula darah dengan konsumsi air kelapa. Dalam satu penelitian, tikus disuntik dengan obat penginduksi diabetes yang disebut alloxan dan diberi minum air kelapa dewasa selama 45 hari.

Hewan yang diberi makan air kelapa memiliki peningkatan yang signifikan dalam gula darah, hemoglobin A1C (HbA1c), dan stres oksidatif, dibandingkan dengan kelompok lain. Para peneliti menghubungkan hasil ini dengan kandungan kalium, magnesium, mangan, vitamin C, dan L-arginin yang tinggi dari air kelapa, yang semuanya membantu meningkatkan sensitivitas insulin.

Hanya saja, sebagian besar penelitian ini menggunakan air kelapa matang, yang jauh lebih tinggi lemaknya, dibandingkan dengan air kelapa dari kelapa muda. Oleh karena itu perlu penelitian lebih lanjut.

Sementara air kelapa tanpa pemanis adalah sumber gula alami. Itu adalah pilihan yang jauh lebih baik daripada minuman manis lainnya dan akan memiliki efek lebih rendah pada kadar gula darah. Meski demikian, cobalah membatasi asupan menjadi 1-2 gelas (240-480 ml) per hari.

Caranya cukup dengan menghaluskan jambu biji dipisahkan dari ampasnya. Tambahkan ke dalam air kelapa dan aduk rata. Dalam satu gelas air kelapa dan minuman jambu biji, tambahkan air lemon dan setengah sendok teh jahe parut. Juga tambahkan 6-7 daun kemangi cincang halus untuk menambahkan kesegaran herbal.

*Berita ini juga disiarkan oleh JawaPost.com pada edisi Senin, 13 Januari 2020