Kamis, 26 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Akhirnya Dipecat! Ribuan Perawat yang Mogok di Zimbabwe

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Kabar Dunia News , pada Kamis, 19 April 2018 | 00:16 WITA Tag: , , , , , , ,
  Asosiasi Perawat Zimbabwe atau Zimbabwe Nurses Association (ZNA) mengatakan "mencatat" pemecatan massal itu - tetapi pemogokan akan terus berlanjut. (foto : AFP)


Hargo.co.id – Pemerintah Zimbabwe akhirnya memecat lebih dari 10.000 perawat yang mogok pada Senin (16/4), langkah keras itu diambil untuk memadamkan kerusuhan lebih lanjut.

Wakil Presiden Constantino Chiwenga mengatakan bahwa para perawat menolak untuk kembali bekerja meski telah dikeluarkan sebanyak 17 juta dolar untuk menaikkan upah mereka.

Ia mencela para pendemo yang tak kembali bekerja “demi menyelamatkan nyawa”.

BACA  Gubernur Harap Musyawarah IV KADIN Lahirkan Pengurus yang Eksis

Bisa jadi, langkah luar biasa itu hanya sekadar taktik yang bertujuan untuk memaksa para perawat kembali bekerja, kata wartawan.

Menghidupkan kembali sektor kesehatan telah menjadi tantangan utama bagi Presiden Emmerson Mnangagwa, yang baru-baru ini telah menyetujui pembayaran kenaikan upah untuk mengakhiri pemogokan para dokter.

BACA  Seorang Pasien Covid-19 Janjikan Tanah Warisan, Perawat Cantik Ini Tertawa

“Pemerintah telah memutuskan, demi kepentingan pasien dan menyelamatkan nyawa, untuk memecat seluruh perawat yang membangkang dengan segera,” kata Jenderal Chiwenga – mantan panglima militer yang memimpin penggulingan pemimpin lama Robert Mugabe – dalam pernyataannya.

Dia mengatakan, para perawat yang menganggur dan yang sudah pensiun akan dipekerjakan untuk menggantikan mereka yang dipecat.

BACA  34 Jam Tertimpa Reruntuhan, Pria Lansia Ini Selamat dari Gempa Turki

Dalam tanggapannya, Asosiasi Perawat Zimbabwe atau Zimbabwe Nurses Association (ZNA) mengatakan “mencatat langkah itu” tetapi kemudian menambahkan bahwa para perawat tetap mogok. (hg/rah/bbc)


Komentar