Minggu, 27 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Akhirnya Donald Trump Gunakan Masker

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Dunia , pada Minggu, 12 Juli 2020 | 23:35 WITA Tag: , , ,
  Presiden Amerika Serikat Donald Trump memakai masker saat berkunjung ke Walter Reed National Military Medical Center di Bethesda, Maryland, Sabtu (11/7). Foto: REUTERS/Tasos Katopodis/foc/cfo/Antara


Hargo.co.id, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi sorotan hingga viral sepanjang Sabtu (11/7) waktu Negeri Paman Sam.

Itu lantaran Trump yang selama ini enggan pakai masker di hadapan publik, bahkan di tengah penyebaran pandemi virus corona, akhirnya memakai alat untuk menutup hidung dan mulut itu.

Seperti yang dilansir JPNN.com, Trump memakainya saat mengunjungi sebuah fasilitas kesehatan (faskes) militer di luar Washington.

Di faskes itu, dia bertemu dengan para tentara yang terluka dan pekerja medis di garda terdepan.

Kunjungannya ke Walter Reed National Military Medical Center itu merupakan penampilan publik pertama Trump dengan menggunakan penutup wajah sejak virus corona mulai menyebar di berbagai penjuru AS awal tahun ini.

BACA  Tangani Covid-19, Gubernur Gorontalo Tak Butuh Penghargaan

Trump sebelumnya menolak menggunakan masker di hadapan umum ataupun meminta para warga AS untuk mengenakannya.

Ia mengatakan mengatakan bahwa itu penggunaan masker merupakan pilihan pribadi, meski dirinya sempat mengatakan akan memakai masker apabila dia berada di kerumunan orang dan tidak dapat menjaga jarak dengan yang lain.

“Saya rasa ketika berada di rumah sakit, terutama saat berbicara dengan banyak personel militer, dengan beberapa dari mereka baru saja menjalankan operasi, saya rasa memakai masker adalah hal yang sangat baik,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih sesaat sebelum kunjungan tersebut.

Di fasilitas kesehatan itu, Trump berjalan melewati para media, untuk sesi foto yang diatur, dengan menggunakan masker berwarna biru dongker berhiaskan cap kepresidenan berwarna emas.

BACA  Aktor Pemeran Black Panther Chadwick Boseman Meninggal Dunia

Dia hanya mengatakan ‘terima kasih’ saat dia berlalu.

Para pejabat tinggi kesehatan publik telah mendesak penggunaan masker untuk memperlambat penyebaran virus corona, yang hingga Jumat (10/11) telah memakan korban jiwa sebanyak 134.000 di Amerika Serikat.

Kalangan pengkritik mengatakan penolakan Trump untuk memakai masker menunjukkan kurangnya kepemimpinan.

Bahkan ketika para pejabat lain dalam pemerintahannya menyerukan penggunaan masker dan penjagaan jarak sosial, Trump, yang berupaya terpilih kembali dalam pemilihan presiden pada November, mendesak negara-negara bagian untuk membuka kembali ekonomi yang sebelumnya ditutup.

Karena banyak negara bagian sudah melonggarkan pembatasan, virus corona telah menemukan pijakan baru.

Di AS, jumlah kasus baru COVID-19, pada Jumat naik lebih dari 69.000. Jumlah itu merupakan rekor harian ketiga berturut-turut.

BACA  Demo Antirezim Meluas, Pemerintah Belarusia Cabut Kartu Pers Belasan Wartawan Asing

Hingga Jumat, jumlah infeksi di AS yang dikonfirmasi mencapai tiga juta, menurut hasil penghitungan Reuters.

Seorang juru bicara untuk calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden, mengatakan Trump telah berbulan-bulan mengabaikan saran dari para ahli medis dan mempolitisasi penggunaan masker.

“Alih-alih mengambil tanggung jawab dan memimpin, sementara masyarakat Amerika harus berkorban dia menghabiskan empat bulan dengan memicu perpecahan dan secara aktif mencegah orang mengambil langkah yang sangat mendasar untuk saling melindungi,” kata juru bicara Biden, Andrew Bates. (reuters/antara/jpnn/hg)

 

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com dengan judul: “Heboh! Donald Trump Akhirnya Pakai Masker“. Pada edisi Ahad, 12 Juli 2020.

Komentar