Selasa, 5 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Akhirnya Pihak BSG Angkat Bicara Terkait Penyitaan Sejumlah Dokumen 

Oleh Admin Hargo , dalam Headline Metropolis , pada Kamis, 23 Juni 2022 | 19:05 Tag: , ,
  Branch Manager BSG Tilamuta, Mareyke Kamaru (kanan), ketika memberikan keterangan Pers. (Foto : Abdul Majid Rahman/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Branch Manager Bank SulutGo (BSG) Cabang Tilamuta, Boalemo, Mareyke Kamaru, angkat bicara terkait penyitaan aset sertifikat hak milik aset tanah, yang dilakukan oleh Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polres Boalemo, pada Rabu, 22/06/2022, di Kantor BSG Tilamuta.

Dikatakan Mareyke Kamaru, bahwa pihaknya tak keberatan terkait proses hukum atas dugaan korupsi yang diduga merugikan keuangan negara puluhan Miliar tersebut. Sebaliknya kata dia, justru pihaknya sangat mendukung, hingga perkara ini terungkap, dan mendapatkan kepastian hukum dari pihak berwenang.

“Pastinya kami mendukung. Jadi, kemarin itu bukan penggeledahan. Tapi pihak Polres Boalemo datang untuk meminta bukti-bukti pendukung yang arsipnya ada di kantor kami (BSG) Tilamuta. Sebelumnya, juga mereka sudah melayangkan surat secara resmi ke kantor kami,”kata Mareyke Kamaru, menerangkan.

Dikatakan Mareyke Kamaru, dugaan kasus ini sudah lama, sebelum dirinya menjabat di BSG Tilamuta. Namun, sebagai pimpinan saat ini, ia pun tak serta-merta melepaskan tanggung jawabnya. Artinya, apa yang dibutuhkan APH dalam pengungkapan perkara ini, akan dibantu dengan tetap berkoordinasi dengan BSG di Kantor Pusat.

“Kami sudah menyiapkan dan memberikan dokumen yang menjadi permintaan penyidik, ini tentunya sebagai bentuk kooperatif kami atas pengungkapan dugaan perkara ini. Pada prinsipnya, kami menghormati proses hukum yang sedang dijalankan oleh Tipidkor Polres Boalemo,”imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kedatangan pihak Tipidkor Polres Boalemo, kaitan dengan dugaan perkara korupsi di BSG Tilamuta, yang diduga merugikan keuangan negara sekitar Rp 37 miliar, berdasarkan perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

Kasat Reskrim Polres Boalemo IPTU Saiful Kamal S.T.K., S.I.K, melalui Kanit Idik III Tipidkor, IPDA Budi Abdul Gani SH, membenarkan hal tersebut. Ia mengungkapkan, ada sekitar 10 dokumen berupa sertifikat hak milik aset tanah, yang berhasil diperoleh dari Kantor BSG Tilamuta.

“Tindakan hukum yang kami lakukan telah mendapatkan izin khusus penetapan dari Pengadilan Negeri (PN). Perkara ini mulai dilakukan penyidikan sejak 2019. Objek perkaranya, 2015 hingga 2017,” kata IPDA Budi Abdul Gani SH. (***)

 

Penulis : Abdul Majid Rahman

(Visited 919 times, 1 visits today)

Komentar