Rabu, 6 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Akibat Lem Ehabond, Dua ABG Teler

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Metropolis , pada Senin, 23 Juli 2018 | 08:00 Tag: ,
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Penyalahgunaan lem Ehabond di kalangan remaja kian marak saja. Baru-baru ini, Polsek Tapa mengamankan dua ABG (anak baru gede) berinisial KK (16) dan BH (16) karena sudah mabuk lem kayu tersebut. Bahkan saat digelandang ke Polsek, keduanya berjalan sempoyongan.

Sebelum mereka berdua diamankan, awalnya jajaran Polsek Tapa melakukan patroli rutin, Sabtu (21/07/2018). Patroli tersebut tidak lain sasarannya adalah penyakit masyarakat, minuman keras, senjata tajam menyusul maraknya kasus panah wayer, hingga narkoba.

Nah, saat petugas melakukan patroli di wilayah Bulango Selatan tepatnya di Desa Huntu, polisi mendapati dua ABG berambut pirang yang tengah kongkow-kongkow tersebut sudah dalam keadaan mabuk.

Setelah diperiksa, mereka tidak membawa senjata tajam. Namun dari tangan keduanya, ada lem kayu merek EHA-bond. Agar tidak berbuat keonaran, mereka pun diamankan di Mapolsek Tapa untuk diberikan pembinaan.

Pun saat mereka digelandang ke Mapolsek, mereka berdua masih berjalan sempoyongan. Diduga kuat karena pengaruh lem EHA-bond dan disinyalir pula karena minuman keras.
Kapolsek Tapa, Iptu Lukman Dama kepada Gorontalo Post mengatakan, aksi anak remaja menggunakan lem EHA-bond ini memang kerap ditemui aparatnya di wilayah Bolango Selatan dan kian hari kian marak.

“Kita sering dapati kelompok anak muda di wilayah itu menggunakan lem di tongkrongan mereka.” ujar Lukman. Tidak hanya itu, selain pembinaan yang diberikan polisi, pihaknya juga berharap ada peran orang tua agar lebih memperhatikan ruang lingkup pergaulan mereka.

“Kami tidak bisa bekerja sendirian, kami juga butuh peran orang tua mereka untuk melakukan pembinaan,” harap Lukman.(mg03/gp/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar