Kamis, 2 Februari 2023
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Akibat Petasan, 3 Jari Bocah Putus

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Metropolis , pada Selasa, 3 Januari 2017 | 10:44 Tag: ,
  

GORONTALO, Hargo.co.id – Beginilah akibatnya jika tidak berhati-hati bermain petasan dengan daya ledak yang tinggi dan diluar pengawasan orang tua. Seorang bocah di kelurahan Siendeng, Hulontalangi, Kota Gorontalo, Mohamad Rafli (4), harus kehilangan tiga jari tangannya akibat bermain petasan pada malam pergantian tahun.

Peristiwa naas itu bermula saat Rafli meminta uang kepada ibunya untuk membeli petasan yang berada di tak jauh dari rumahnya. Saat itu, waktu menunjukkan pukul 01.00 Wita, Minggu (1/1). Setelah itu, Rafli bersama teman-temannya bermain petasan di depan rumahnya.

banner 728x485

Beberapa kali mereka membunyikan petasan dengan daya ledak yang cukup tinggi. Terakhir, Rafli bersama teman-teman sebayanya pun mencoba meledakkan petasan. Saat itu, Refli yang memegang, sedangkan temannya yang menyalakan sumbunya.

Namun tak disangka, sumbu begitu cepat tersulut dan meledakkan petasan yang dipegang oleh jari-jari kecil Rafli. Setelah ledakan, Rafli pun menjerit kesakitan. Setelah diperiksa oleh orang sekitar, terutama orang tua dan keluarganya, tiga jari Rafli sudah tidak ada.

Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Ronny Yulianto, melalui Kabag Ops Kompol Indra Dalimunte mengatakan, pihaknya sudah mendengar informasi tersebut.

“Anggota kami sudah melakukan pendataan terhadap korban,” ujarnya. Setelah kejadian itu, belum diketahui apakah ada tindakan selanjutnya dari aparat kepolisian termasuk pemerintah daerah dalam membatasi penjualan petasan.

Akibat insiden ini, menuai perhatian dari sejumlah masyarakat. Mereka menilai, aparat kepolisian sudah kecolongan dan membiarkan petasan berhulu ledak tinggi dijual bebas di Kota Gorontalo. Warga menilai, jika terus dibiarkan, maka akan ada Rafli-Rafli baru.(TR-49/hargo)

(Visited 7 times, 1 visits today)

Komentar