Senin, 24 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Akses Butuh Penanganan, Dua Pekan Aktivitas SDN 9 Anggrek Terganggu

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Advertorial Indonesia 99 Kata Kab. Gorontalo Utara Legislatif , pada Rabu, 11 Maret 2020 | 11:05 AM Tag:
  Akses ke Dusun Bainaale rusak parah akibat bencana banjir belum lama ini. (Foto Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Banjir yang menerjang Desa Helumo, Kecamatan Anggrek, Gorontalo Utara (Gorut) beberapa hari lalu, berimbas pada aktivitas belajar mengajar di SDN 9 Anggrek. Penyebabnya, akses menuju salah satu dusun alami kerusakan.

Menurut Kepala Desa Helumo, Hartono Mustapa, akibat dari banjir beberapa waktu lalu, ada beberapa desa yang turut merasakan dampaknya, salah satunya Desa Helumo. Kerusakan jalan menuju Dusun Bainaale mengalami kerusakan yang cukup parah.

“Sejak banjir, hingga saat ini aktivitas terganggu dan berimbas pada proses belajar mengajar di SDN 9 Anggrek. Sebanyak 42 orang siswa di sekolah tersebut tidak dapat melaksanakan aktivitas belajar mengajar sebagaimana biasanya,” ungkap Hartomo Mustapa.

Sebenarnya, untuk peningkatan infrastruktur jalan yang ada di Dusun Bainaale tersebut, sudah sering diusulkan. Itu dilakukan setiap pelaksanaan Musrenbang, masyarakat sering menyuarakan baik itu di desa maupun kecamatan.

“Usulan peningkatan akses jalan Dusun Bainaale tersebut telah disuarakan sejak 2012 oleh pemerintah desa. Namun hingga saat ini, realisasi terhadap peningkatan infrastruktur jalan tersebut tak kunjung ada. Bahkan sektor pendidikan turut merasakannya, padahal sekarang tengah menghadapi persiapan ujian akhir nasional,” tambah Hartomo Mustapa.

Guna aspirasi kali ini didengar, Selasa (10/03/2020), pihak desa mengundang Aleg dari Dapil Anggrek-Monano untuk melihat langsung kondisi pasca banjir tersebut dengan harapan dapat dimediasi untuk ke tingkatan selanjutnya.

Aleg PDI Perjuangan, Sian Woloks yang juga selaku anggota Komisi II usai melihat langsung kondisi yang ada tersebut menegaskan bahwa baiknya pemerintah daerah dapat memberikan perhatian yang serius dan secepatnya.

“Hari ini memang saya menyempatkan diri untuk datang ke Desa Helumo untuk melihat langsung kondisi pasca bencana sebagaimana yang disampaikan dan bersama-sama untuk mencari solusi atas persoalan yang terjadi tersebut. Perlu ada penanganan secepatnya,” tandasnya. (abk/adv/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar